Suara.com - PT Angkasa Pura bertekad untuk menjadikan Bandar Udara Kualanamu sebagai "Bandara Senyum" dengan berbagai fasilitas yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
"Kami berharap semua tersenyum menikmati fasilitas dan layanan di sini," kata General Manager PT Angkasa Pura 2 Cabang Kualanamu Jaya Tahoma Sirait dalam pisah sambut dengan pejabat lama di Gedung Serba Guna Bandara Kualanamu, Jumat (13/2/2015) malam.
Pihaknya mengakui adanya beberapa kekurangan di bandara yang diresmikan oleh Presiden ke-VI RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Maret 2014 tersebut.
Namun, kata Jaya, pihaknya telah menyiapkan berbagai perbaikan, termasuk penambahan fasilitas untuk melengkapi seluruh pelayanan di Bandara Kualanamu.
Salah satu perbaikan yang dilakukan adalah membenahi infrastruktur di dalam terminal untuk meningkatkan keamanan bagi pengunjung.
Di luar terminal, pengembangan juga dilakukan yang akan diintegrasikan dengan berbagai fasilitas yang disiapkan pemerintah guna mendukung Bandara Kualanamu menjadi bandara aerotropolis.
"Masyarakat perlu ikut merasakan modernisasi Bandara Kualanamu," katanya.
Namun, merealisasikan Bandara Kualanamu sebagai "Bandara Aerotropolis" dan memberikan kenyamanan, pihaknya mengharapkan dukungan pemerintah daerah, DPRD, dan berbagai lapisan masyarakat.
Sementara itu, Mantan GM Angkasa Pura 2 Cabang Bandara Kualanamu Tengku Said Ridwan mengatakan salah satu yang telah direncanakan untuk mengembangkan infrastruktur transportasi udara itu adalah membangun subsektor pelayanan.
Lahan pembangunan subsektor tersebut sudah disiapkan Kementerian Perhubungan yang lokasinya berdekatan dengan Pos Keamanan Bandara Kualanamu.
"Lahannya cukup memadai dengan luas 1.600 meter persegi," kata Said Ridwan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta