Suara.com - Saat mengikuti kegiatan panen dan penanaman padi di Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), Jumat (6/3/2015), Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menjanjikan kenaikan harga gabah kepada petani.
Di hadapan petani, Jokowi mengatakan bahwa harga gabah saat ini yang mencapai Rp3.300 per kilogram, tergolong rendah dan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan petani pada saat musim tanam padi. Makanya, Jokowi pun menjanjikan adanya kenaikan harga gabah.
Selain akan menaikkan harga gabah, Jokowi sebaliknya juga meminta kepada petani untuk terus menaikkan jumlah produksi padi.
"Guna mendukung kenaikan jumlah produksi, pemerintah akan memberikan bantuan berupa 41.000 traktor, dan melakukan perbaikan sarana irigasi," ujar Jokowi.
Pemerintah sendiri sebelumnya sudah mencanangkan swasembada pangan dalam waktu tiga tahun. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah memberikan bantuan peralatan pertanian, serta menaikkan harga jual gabah. Dengan naiknya harga gabah, para petani diharapkan akan mampu meningkatkan produksi padinya. [Yovie Wicaksono]
Berita Terkait
-
Petani Punk Gunungkidul: Dari Jalanan Menuju Ketahanan Pangan Lokal
-
DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya
-
Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat