Suara.com - Kurs dolar AS menghentikan penguatannya terhadap sebagian besar mata uang utama pada Kamis (12/3/2015) atau Jumat (13/3/2015) pagi waktu Indoensia, setelah angka penjualan ritel di negara itu keluar negatif.
Penjualan perdagangan ritel untuk Februari turun 0,6 persen dari Januari, gagal memenuhi ekspektasi pasar untuk kenaikan 0,3 persen, kata Departemen Perdagangan AS pada Kamis.
Sebuah penurunan mengejutkan dalam penjualan ritel mengurangi kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya pada pertengahan tahun.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,65 persen menjadi 99,142 pada akhir perdagangan.
Para pejabat Fed akan berkumpul pada minggu depan dalam sebuah pertemuan kebijakan, di mana mereka diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang waktu kenaikan suku bunga pertama dalam hampir satu dekade.
Sementara itu, dalam pekan yang berakhir 7 Maret, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal AS disesuaikan secara musiman turun 36.000 menjadi 289.000, dari tingkat revisi pekan sebelumnya, kata Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis.
Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,0603 dolar dari 1,0535 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4854 dolar dari 1,4934 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7685 dolar dari 0,7578 dolar.
Dolar AS dibeli 121,36 yen Jepang, lebih rendah dari 121,51 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun tipis ke 1,0058 franc Swiss dari 1,0102 franc Swiss, dan merosot ke 1,2710 dolar Kanada dari 1,2762 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Harga Emas Antam Lebih Murah, Hari Ini di Bawah Rp 3 Juta
-
Rupiah Masih Lemas, Dolar AS Naik ke Level Rp16.849
-
Emiten Asuransi TUGU Siapkan Strategi Kejar Kinerja Positif di 2026
-
Mudik Gratis BUMN Kembali Digelar, Begini Cara Daftarnya
-
IHSG Merana Imbas Ambil Cuan Para Investor di Jumat Pagi, 372 Saham Merah
-
Asing Tetap Borong Saham-saham Ini Meski IHSG Tertekan, Cek Rekomendasi Hari Ini
-
Nagita Slavina Mau Caplok Saham VISI, Siap-siap Dapat Utang
-
Harga Emas Pegadaian Jumat 13 Februari 2026 Naik, Tembus Rp 3 Jutaan!
-
Presiden Prabowo Perintahkan Tekan Cash Outflow Ekonomi Haji
-
Pengendali Saham BUMI Update Porsi Kepemilikan Terkini, Free Float Aman