Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (18/2). (Antara)
Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (10/4/2015) dibuka menguat sebesar 3,34 poin seiring dengan laju bursa global yang berada di area positif.
IHSG naik 3,34 poin atau 0,06 persen menjadi 5.504,24, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 0,84 poin (0,09 persen) menjadi 956,73.
"Penguatan mayoritas indeks bursa global menjadi salah satu katalis positif bagi IHSG BEI melanjutkan kenaikannya pada perdagangan saham hari ini," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta.
Kendati demikian, menurut dia, investor masih tetap bersikap hati-hati seiring dengan hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal memperlihatkan perbedaan pandangan tentang waktu kenaikan suku bunga AS (Fed fund rate).
"Faktor-faktor itu diperkirakan membawa IHSG kembali bergerak bervariasi dengan potensi menguat terbatas," katanya.
Ia mengharapkan sentimen Yunani dapat menambah katalis positif bagi indeks global termasuk indeks BEI, setelah pejabat bank sentral Yunani menyatakan pemerintahnya telah membayar pinjaman 450 juta euro kepada lembaga dana moneter internasional.
Sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa IHSG kembali membuka peluang untuk mencetak rekor baru, apalagi ekonomi Indonesia masih relatif positif.
"Secara teknikal, target batas atas IHSG terdekat berada di level 5.537 poin," katanya.
Secara umum, lanjut dia, IHSG juga masih berada dalam jalur tren yang kuat. Jika terjadi koreksi, kondisi itu dinilai wajar dan dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk melakukan akumulasi pembelian.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 197,88 poin (0,73 persen) ke 27.142,27, indeks Bursa Nikkei turun 21,18 poin (0,11 persen) ke 19.915,30, dan Straits Times menguat 7,20 poin (0,24 persen) ke posisi 3.468,50. (Antara)
IHSG naik 3,34 poin atau 0,06 persen menjadi 5.504,24, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 0,84 poin (0,09 persen) menjadi 956,73.
"Penguatan mayoritas indeks bursa global menjadi salah satu katalis positif bagi IHSG BEI melanjutkan kenaikannya pada perdagangan saham hari ini," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta.
Kendati demikian, menurut dia, investor masih tetap bersikap hati-hati seiring dengan hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal memperlihatkan perbedaan pandangan tentang waktu kenaikan suku bunga AS (Fed fund rate).
"Faktor-faktor itu diperkirakan membawa IHSG kembali bergerak bervariasi dengan potensi menguat terbatas," katanya.
Ia mengharapkan sentimen Yunani dapat menambah katalis positif bagi indeks global termasuk indeks BEI, setelah pejabat bank sentral Yunani menyatakan pemerintahnya telah membayar pinjaman 450 juta euro kepada lembaga dana moneter internasional.
Sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa IHSG kembali membuka peluang untuk mencetak rekor baru, apalagi ekonomi Indonesia masih relatif positif.
"Secara teknikal, target batas atas IHSG terdekat berada di level 5.537 poin," katanya.
Secara umum, lanjut dia, IHSG juga masih berada dalam jalur tren yang kuat. Jika terjadi koreksi, kondisi itu dinilai wajar dan dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk melakukan akumulasi pembelian.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 197,88 poin (0,73 persen) ke 27.142,27, indeks Bursa Nikkei turun 21,18 poin (0,11 persen) ke 19.915,30, dan Straits Times menguat 7,20 poin (0,24 persen) ke posisi 3.468,50. (Antara)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Investor Bikin IHSG Ambruk Lagi, 429 Saham Kebakaran
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini