Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, dalam ajang World Economic Forum (WEF) on East Asia yang baru berlangsung dua hari di Jakarta, pemerintah menargetkan dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya dalam bidang kelistrikan.
Rini mengungkapkan, ada banyak investor yang tertarik untuk membangun pembangkit listrik dan transmisi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan target pemerintah membangun pembangkit listrik berkapasitas 35.000 megawatt (MW) hingga 2019.
"Iya tadi kita jelaskan banyak tentang peluang investasi di Indonesia, ya salah satunya listrik. Yang kita dorong bagaimana bangun 35.000 MW dalam lima tahun ini. Tadi banyak investor untuk bangun pembangkit dan transmisi. Ada dari Amerika, India, China," ujarnya saat menghadiri World Economic Forum, di Hotel Shangri La, Jakarta, Senin (20/4/2015).
Jadi, lanjut Rini, jika negara-negara tersebut benar-benar tertarik untuk berinvestasi di bidang kelistrikan, pihaknya akan mengarahkan para investor untuk berbicara langsung dengan PT PLN untuk menjalin kerja sama.
"Kalau ada niat yang baik kita bantu. Jadi ini kita dorong untuk bermitra dengan PT PLN (Persero). Tindak lanjut kita akan komunikasi lebih lanjut. Akan di-follow up dengan PLN. Maka PLN kan tunjukkan minat mereka," jelasnya.
Rini menjelaskan, pemerintah tidak hanya membuka pintu investasi dalam bidang kelistrikan saja, pihaknya juga akan mempromosikan investasi di sektor lain seperti infrastruktur dan industri yang berhubungan dengan meningkatkan ekspor Indonesia.
"Semua bentuk investasi akan kita terima untuk dipertimbangkan, asalkan ini semua dapat meningkatkan ekspor Indonesia. Tapi bukan ekspor bahan mentah, ekspor harus berupa barang jadi, " tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya
-
BRI Life Perluas Jangkauan Asuransi Digital, Incar Segmen Ini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang