Suara.com - Anjloknya harga minyak dunia beberapa bulan terakhir membuat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said bersama Badan Usaha Milik Negara akan mengunjungi beberapa negara produsen minyak untuk mencari pasokan langsung tanpa perantara.
Hal ini dilakukan untuk mencari minyak dengan skema goverment to goverment (G to G) atau dengan kata lain melibatkan pemerintahan dua negara tanpa perantara.
“Dalam waktu dekatlah saya sama Menteri BUMN dan Dirut Pertamina akan berkunjung ke beberapa negara yang menawarkan suplai langsung melalui G to G,” kata Sudirman saat ditemui di kantornya, Kamis (7/5/2015).
Sudirman mengatakan akan menawarkan kerja sama antar pemerintah terkait suplai minyak. Mekanisme pembelian langsung itu guna mencegah aksi pemburu rente dalam pengadaan minyak untuk dalam negeri.
“Adapun sejumlah negara yang dituju seperti Kuwait, Irak, Iran, Azerbaijan serta Rusia,” katanya.
Sudirman mengatakan cara ini dilakukan lantaran harga minyak dunia terus merosot. Oleh sebab itu, lanjut dia, momen penurunan harga minyak dunia ini harus dimanfaatkan untuk mencari pasokan minyak dari negara penghasil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026
-
Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025
-
Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI
-
Penguatan Infrastruktur Teknologi Himbara Jadi Fokus Danantara di 2026
-
Celebi Aviation Resmi Beroperasi di Bandara Soetta dan Ngurah Rai
-
Ekonom Nilai Konsumsi Masyarakat Masih Solid di 2025, Begini Datanya