Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel mengakui bahwa untuk menjangkau setiap daerah di Indonesia cukuplah sulit. Oleh karena itu, biaya logistik untuk mendistribusikan berbagai macam bahan pokok dari suatu daerah atau pulau ke pulau lain, pun menjadi sangat mahal.
Sehubungan dengan itu, menurut Mendag, pemerintah ke depannya terutama dalam lima tahun ke depan, akan membangun 5.000 pasar untuk menekan mahalnya biaya tersebut.
"Biaya logistik kita memang mahal. Karena itu, dalam lima tahun ke depan pemerintah akan membangun 5.000 pasar," ungkap Rahmat, dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5/2015).
Selain untuk menekan biaya logistik, Rahmat juga menjelaskan bahwa pembangunan sejumlah besar pasar tersebut untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, sekaligus untuk bisa memenuhi suplai kebutuhan primer. Selain itu menurutnya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk bekerja sama dalam menyuplai komoditas dari satu pulau ke pulau lainnya.
"Ini juga untuk menstabilitasikan harga dan mensuplai kebutuhan bahan pokok. Saya sudah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan, agar kita dapat menggunakan kapal dan kereta pada saat panen. Dengan begitu, kapal-kapal akan berkeliling ke daerah-daerah," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Yugi Prayanto, mengatakan bahwa sebenarnya pasar yang jumlahnya 5.000 dalam lima tahun masih sangat sedikit.
"Saya setuju dengan ide Pak Menteri. Tetapi sebenarnya, 5.000 pasar untuk lima tahun itu termasuk kecil," timpal Yugi.
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN
-
Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?
-
3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas