Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengumumkan realisasi pendapatan negara dan defisit mengalami megalami penurunan menjadi Rp50 triliun dari sebelumnya yang mencapai Rp64,3 triliun hanya dalam lima hari.
Menurutnya hal tersebut terjadi lantaran realisasi penerimaan pajak pada Rabu kemarin (20/5/2015), mengalami kenaikan sekitar Rp95 triliun.
Dia mengaku terkejut saat melihat bahwa pendapatan negara dan defisit mengalami penurunan.
“Jangankan kamu, saya saja surprise kalau lihat layar monitor untuk memantau penerimaan pajak di kamar saya karena penerimaan pajaknya naik,” kata Bambang saat ditemui dikantornya, Kamis (21/5/2015).
Menurut Bambang keberhasilan tersebut disebabkan adanya program penghapusan sanksi bunga pajak (reinventing policy) yang dilakukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.
Pasalnya, sejak diberlakukannya program ini, pemerintah telah berhasil dalam mendorong penerimaan sektor pajak sejak diberlakukannya program penghapusan sanksi pajak pada awal Mei 2015 lalu.
“Kan kenaikannya sampai Rp95 triliun ini tidak tiba-tiba kan, ini karena ada penerimaan pajak yang besar bulan ini. Jadi reinventing mulai jalan, dan paling penting Tahun Pembinaan Wajib Pajak sudah mulai menghasilkan. Kalau di kuartal I masih rendah, karena kita belum berbuat apa-apa," jelasnya.
Dengan melihat prestasi yang telah di capai oleh pemerintah ini, Bambang berharap untuk bulan-bulan seterusnya tak ada kendala lagi dalam penerimaan pajak.
“Saya akan dorong terus soal penerimaan pajak ini agarsesuai target yang dicanangkan pemerintah. Kedepan saya juga akan perbaiki PPN itu,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir
-
Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?
-
Bersih-bersih 'Geng' Pajak, Menkeu Purbaya Mutasi 2.043 Pegawai DJP: Yang Nakal Kita Singkirkan!
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini
-
Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut
-
Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global
-
Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga
-
Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia
-
Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%
-
IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung
-
Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911