Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (22/5/2015) kembali dibuka menguat sebesar 6,75 poin atau 0,13 persen menjadi 5.319,96.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 1,71 poin (0,19 persen) menjadi 929,11.
"Adanya pandangan positif dari Standard & Poor's (S&P) terhadap outlook ekonomi Indonesia menjadi salah satu pendukung pasar saham di dalam negeri, IHSG berpeluang untuk menguat meski cenderung terbatas," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Jumat.
Menurut Alfiansyah, optimisme pasar terhadap perekonomian akan semakin tinggi, pandangan S&P yang mengubah prospek peringkat utang Indonesia menjadi positif dari stabil dengan peringkat tetap BB+ (double B plus).
"Outlook peringkat dari S&P itu merupakan pengakuan atas ketahanan perekonomian Indonesia sebagai hasil koordinasi kebijakan yang telah ditempuh oleh otoritas perekonomian," katanya.
Ia menambahkan bahwa prospek positif mencerminkan adanya kemungkinan kenaikan peringkat bagi Indonesia dalam 12 bulan ke depan jika pemerintah mencapai tujuan objektif dalam peningkatan kualitas belanja pemerintah.
Sementara itu, analis teknikal Mandiri Sekuritas Hadiyansyah mengatakan bahwa IHSG yang berhasil melewati level 5.300 poin, secara teknikal berada pada posisi krusial dan rawan untuk terjadi koreksi jangka pendek.
"Kami merekomendasikan 'profit taking' khususnya saham-saham yang sudah mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Diperkirakan pergerakan IHSG hari ini (22/5) kami estimasi akan melemah ke kisaran 5.250-5.265 poin," kata Hadiyansyah.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 375,90 poin (1,37 persen) ke level 27.899,62, indeks Nikkei turun 23,38 poin (0,12 persen) ke level 20.179,49 dan Straits Times menguat 10,39 poin (0,30 persen) ke posisi 3.450,38. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan