Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno memecat Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat dari jabatannya. Padahal Lenny baru menjabat selama 6 bulan.
Pemberhentian Lenny dilakukan sejak pekan lalu. Pemecatan itu dilakukan setelah Tim Penilai Akhir (TPA) memutuskan.
"Pemberhentian Dirut Perum Bulog sudah dilakukan pada pekan lalu. Keputusan dilakukan setelah melalui Tim Penilai Akhir (TPA)," kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro, di Jakarta, Senin (8/6/2015).
Hanya saja Imam tidak merinci lebih lanjut alasan pemberhentian orang nomor satu di BUMN logistik tersebut. Ia hanya menjelaskan, bahwa Lenny Sugihat akan mendapat penugasan lain dari Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham BUMN.
Kabar pemberhentian Lenny Sugihat dibenarkan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian BUMN Teddy Purnama. "Sebagai latar belakang, kalau memang sesuatunya lancar hari ini mungkin diserahkan SK-nya," ujar Teddy.
Namun, Teddy belum bisa memastikan kapan Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari Menteri BUMN Rini Soemarno akan diserahkan kepada Lenny.
Menurut catatan, Lenny resmi menduduki jabatan Dirut Bulog pada 2 Januari 2015 menggantikan Dirut sebelumnya Soetarto Alimoeso yang memasuki masa pensiun pada 20 November 2014 lalu.
Sebelum didaulat menjadi pucuk pimpinan Bulog, Lenny sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengendalian Risiko Kredit PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sejak 2006.
Lenny yang sudah berkarir di BRI sejak 1981, merupakan lulusan IPB fakultas Perikanan pada 1979. Serta meraih gelar MBA dari Universitas of Houston, Texas, Amerika Serikat pada 1993. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok