Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno mengimbau seluruh perusahaam milik negara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menciptakan tata kelola perusahaan dan lingkungan kerja yang bersih serta pencegahan tindak pidana korupsi.
"Saya mengimbau semua BUMN tanpa terkecuali bekerja sama dengan KPK untuk memahami makna gratifikasi juga rambu-rambu soal korupsi," kata dia usai menyaksikan penandatanganan Komitmen Pencegahan Korupsi antara PT. Perkebunan Nusantara III dengan KPK, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (8/6/2015).
Menurut dia, komitmen PTPN III sebagai induk BUMN Perkebunan yang membawahi 13 PTPN lainnya bahwa langkah kerja sama dengan KPK ini harus diikuti seluruh BUMN demi terwujudnya good corporate governance.
"Jika semua sudah paham tentang rambu-rambu korupsi maka lingkungan korporasi akan saling mengingatkan mana yang boleh mana yang dilarang," katanya.
BUMN sebagai salah satu agen pembangunan ekonomi nasional secara langsung sudah komitmen untuk membuat Indonesia yang lebih baik di masa datang.
Sementara itu, Dirut PTPN III, Bagas Angkasa, mengatakan, penandatangan komitmen pemberantasan korupsi tersebut akan dilanjutkan dengan kegiatan Training for Trainer (TOT) berbagai hal mulai dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara, gratifikasi, dan pencegahan tindak pidana korupsi dengan nara sumber dari KPK. (Antara)
Berita Terkait
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 yang Dibuka Hari Ini
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Danantara Godok Konsolidasi BUMN Perkapalan, PT PAL Diproyeksi Jadi Induk
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe
-
Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe
-
BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan
-
Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK
-
Ciri-ciri Phishing dan Tips Agar Terhindar dari Penipuan Online
-
Profil PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) dan Pemilik Sahamnya
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp68.781, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Ikut Naik
-
Bos Unilever (UNVR) Indonesia Lapor, Laba Bersih Tembus Rp7,6 Triliun di 2025
-
Rupiah Keok, Dolar AS Naik ke Level Rp16.818