Suara.com - Masyarakat Kota Denpasar, Bali, mulai meminati program arisan emas yang diselenggarakan PT Pegadaian (Persero) di daerah itu yang saat ini sudah memiliki 13 kelompok arisan dengan jumlah anggota sekitar 100 orang.
"Saat ini masyarakat yang sudah mengikuti program arisan emas sebanyak 13 kelompok dengan rata-rata jumlah anggotanya mencapai enam hingga 10 orang per kelompok," kata Kepala Cabang PT Pegadaian (Persero) Denpasar, I Putu Suryawan di Denpasar, Rabu.
Menurut dia, banyaknya peminta arisan emas itu karena memiliki banyak keuntungan di antaranya harga emas tidak akan terkena inflasi dan cenderung stabil atau naik.
Untuk dapat mengikuti program arisan emas itu, lanjut Suryawan, ada beberapa syarat yakni diwajibkan membayar uang muka 15 persen per anggota dari harga dasar emas.
Kemudian, untuk iuran pembayaran arisan emas itu dapat dilakukan dengan cara mencicil atau membayar kontan per bulannya.
"Untuk iuran arisan emas itu ditentukan atas dasar kesepakatan bersama anggota," ujarnya.
Ia mencontohkan dalam satu kelompok mengikuti program arisan emas lima gram per bulan, maka iuran yang dikeluarkan juga disepakati anggota sesuai dengan harga emas saat itu.
"Misalnya harga emas saat ini Rp580 ribu per gram, maka untuk mengikuti arisan emas lima gram secara otomatis besaran iuran anggota itu lebih besar dan berbeda dengan kelompok arisan yang memilih emas 10 gram," ujarnya.
Untuk target ke depaan, pihaknya ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk berinvestasi emas sehingga keuntungan yang didapat jauh lebih besar.
Pihaknya mengakui, program arisan emas tersebut baru dimulai sejak awal tahun 2015 dan ke depannya program arisan emas tersebut terus ditingkatkan sehingga banyak diminati masyarakat luas.
"Sejauh ini tanggapan masyarakat terkait arisan emas ini positif," ujarnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Langkah Trump Berdampak ke Harga Perak, Potensi Geger Geopolitik Masih Ada
-
Sempat Tembus 9.100, IHSG Berakhir di Level 9.075
-
Air Bersih Kembali Mengalir di Aceh Tamiang, Sumur Bor Kementerian PU Mulai Dimanfaatkan Warga
-
Pelebaran Defisit Anggaran Tekan Rupiah Loyo di Level Rp 16.896
-
Utang Luar Negeri Indonesia (ULN) Tembus Rp7.140 Triliun
-
BUMI Terkoreksi ke Level Rp408, Analis Ungkap Target Harga Saham
-
Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja
-
Profil Ari Askhara: Dirut Baru HUMI, Pernah Kena Kasus Penyelundupan
-
KB Bank Dukung Ekspansi Industri Petrokimia Nasional lewat Kredit Sindikasi