Suara.com - PT Pegadian (Persero) menawarkan fasilitas penjualan emas batangan dan jasa gadai barang berharga sebagai upaya membantu masyarakat memecahkan masalah keuangan mendesak.
"Pegadaian optimistis untuk segala keperluan dana yang mendesak maupun untuk investasi yang terwadahi dengan aman sehingga mampu menciptakan masa depan yang cerah," ujar Deputi Bisnis Kanwil Pegadaian Denpasar, Nasruddin Dali, di Denpasar, Selasa (13/5/2014).
Ia mengatakan, aneka produk pegadaikan yang eksis di masyarakat merupakan jasa gadai berupa fasilitas kredit dengan jaminan emas, kendaraan dan barang barang berharga lainnya yang sudah cukup dikenal masyarakat luas.
"Gadaikan saja barang barang berharga berupa emas, berlian, peralatan elektronik atau kendaraan pribadi, untuk memenuhi kebutuhan yang memerlukan dana mendesak," ujar Nasruddin Dali.
Ia menjelaskan bahwa logam mulia emas dan berlian tidak hanya memiliki nilai ekonomis yang tinggi, tetapi juga tinggi maknanya sehingga emas memiliki banyak manfaat dan keuntungan.
"Emas juga dapat diartikan sebagai fajar bersinar dengan karakter warna kuning menyejukkan, karena itu emas adalah uang. Namun, uang belum tentu emas dan emas lebih banyak manfaatnya dari keuntungannya," ujarnya.
Pihak pegadaian bukan hanya melayani jasa gadai dalam bentuk logam mulia emas, tetapi juga membuka layanan Mulia, berupa fasilitas penjualan emas batangan mulai 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram dan satu kilogram (kg) dengan pembayaran tunai atau angsuran sampai tiga tahun dengan proses cepat dan mudah serta fleksibel.
"Logam mulia emas yang menyimpan nilai makna dan ekonomi sangat tinggi, bisa menjadi alternatif pilihan investasi yang aman untuk mengamankan kebutuhan masa depan seperti menunaikan ibadah haji, mempersiapkan biaya pendidikan anak, memiliki kendaraan pribadi dan rumah idaman," ujarnya.
Nasruddin Dali menambahkan bahwa untuk pembelian secara tunai, nasabah cukup datang ke pegadaian dengan membayar logam mulia yang akan dibeli dengan prosedur untuk pembelian secara angsuran, nasabah bisa menentukan pola pembayaran angsuran yang sesuai dengan keinginan.
Selanjutnya membayar uang muka yang besarnya sekitar 20 persen sampai 45 persen dari nilai logam mulia yang dibeli dan ditentukan berdasarkan berapa lama jangka waktu angsuran yang diambil.
Ia menjelaskan, produk PT Pegadaian (Persero) yang sangat membantu masyarakat antara lain, produk Kreasi yaitu fasilitas kredit untuk usaha dengan jaminan BPKB, RAHN yaitu fasilitas gadai dengan prinsip Syariah.
"Produk lainnya adalah jasa taksiran berupa fasilitas pengujian kualitas perhiasan emas dan jasa titipan berupa fasilitas penyimpanan barang berharga, Amanah berupa kredit pembelian kendaraan bermotor dan mobil untuk masyarakat berpenghasilan tetap dan produk-produk laiannya," ujar Nasruddin. (Antara)
Berita Terkait
-
Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia
-
Apakah Bisa Gadai BPKB Mobil Tanpa Survey? Ini 4 Pilihan Tempat Selain Pegadaian
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah
-
Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat
-
Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
Terkini
-
Usai Temui Dasco, KSPSI dan KSBSI Ikrar Dukung Penuh Kebijakan Presiden Prabowo
-
Pemda Diminta Bangun Posko Pengaduan THR dan BHR
-
Pemerintah Rogoh Rp911,16 Miliar untuk Diskon Transportasi Lebaran 2026
-
Selat Hormuz Membara, Bahlil Putar Haluan Impor Minyak ke Amerika
-
OJK Ungkap Banyak Masyarakat Masih Tertipu Pinjol Ilegal
-
Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui
-
Diproyeksi Tumbuh 7%, Perusahaan Asuransi Mulai Siapkan Ribuan Agen Hadapi Aturan Baru
-
Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik
-
OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran
-
Cara Harita Nickel Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan