Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (25/8/2015) ditutup menguat sebesar 64,77 poin menyusul pelaku pasar yang kembali melakukan aksi beli.
IHSG BEI ditutup menguat 1,56 persen menjadi 4.228,50. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 16,05 poin (2,32 persen) menjadi 708,26.
Analis HD Capital Yuganur Wijanarko di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa pelaku pasar yang kembali melakukan aksi beli terhadap beberapa saham BUMN dan saham emiten lainnya menopang IHSG BEI.
"Kondisi jenuh jual (oversold) akhirnya mendorong aksi beli investor sehingga IHSG terhindar dari kejatuhan lebih lanjut," katanya.
Selain itu, lanjut dia, laju bursa saham regional yang berada di area positif juga menambah sentimen bagi pelaku pasar saham di dalam negeri untuk melakukan akumulasi beli.
Sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa kenaikan IHSG BEI masih bersifat teknikal, level batas bawah di 4.109 poin diharapkan dapat dipertahankan agar kestabilan pergerakan IHSG terjaga.
"Perdagangan saham selanjutnya, Rabu (26/8/2015) IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan. Diperkirakan IHSG BEI berada di kisaran 4.109-4.349 poin," katanya.
Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 320.615 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 4,64 miliar lembar saham senilai Rp5,37 triliun. Sebanyak 166 saham bergerak naik, 155 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 70 saham.
Bursa regional hari ini umumnya juga bergerak menguat. Indeks Bursa Hang Seng menguat 153,39 poin (0,72 persen) ke level 21.404,96, indeks Nikkei turun 733,98 poin (3,96 persen) ke level 17.806,70, dan indeks Straits Times menguat 41,81 poin (1,47 persen) ke posisi 2.885,20. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Stabil di Level 9.000, Saham BUMI Hingga SOHO Menguat Drastis
-
IHSG Berhasil Tembus Level 9.000 di Awal Perdagangan Rabu
-
Rekomendasi Saham-saham Hari Ini saat IHSG Diguyur Dana Jumbo Investor Asing
-
Saham-saham Komoditas Jadi Penyelamat, IHSG Kembali ke Level 8.948
-
Daftar Saham Potensi Indeks MSCI Februari 2026, Ada BUMI Sampai BUVA
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?