Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi (10/9/2015), dibuka turun sebesar 34,62 poin seiring dengan bursa saham di kawasan Asia.
IHSG BEI dibuka turun sebesar 34,62 poin atau 0,80 persen menjadi 4.312,65, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak melemah 8,85 poin (1,21 persen) menjadi 723,37.
"Penurunan bursa saham Asia pada pagi ini mempengaruhi pelaku pasar saham di dalam negeri untuk melakukan aksi lepas sehingga IHSG mengalami tekanan," kata analis dari Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe di Jakarta.
Kiswoyo menambahkan bahwa pelaku pasar saham juga masih menanti hasil rapat Bank Sentral AS atau the Fed mengenai rencananya untuk menaikkan suku bunga acuannya. Jika keputusan the Fed menaikan suku bunga maka potensi gejolak pasar keuangan di negara berkembang cukup tinggi.
"Pelaku pasar cenderung mengambil langkah antisipatif dengan melakukan lepas saham untuk mengamankan nilai asetnya," katanya.
Sementara itu, Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah mengharapkan bahwa kebijakan pemerintah yang melonggarkan regulasi bisnis yang bertujuan untuk menarik investasi asing dapat mengimbangi sentimen eksternal sehingga penurunan IHSG tidak terlalu dalam.
Alfiansyah mengemukakan bahwa pemerintah telah menyederhanakan atau menghilangkan peraturan yang dianggap menghambat bisnis dan investasi, termasuk lisensi usaha dan izin perdagangan.
Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga mengumumkan tax holiday mulai dari lima tahun hingga 15 tahun bagi perusahaan baru yang berinvestasi setidaknya Rp1 triliun pada seluruh bidang industri.
Sementara itu, bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 483,46 poin (2,18 persen) ke level 21.647,85, indeks Nikkei turun 585,08 poin (3,12 persen) ke level 18.165,11 dan Straits Times melemah 52,12 poin (1,78 persen) ke posisi 2.876,86. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026
-
Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan
-
Transaksi Kripto Naik di Mei 2026
-
Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG
-
Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak
-
PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput
-
Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera