Suara.com - Jangankan pernikahan, kehidupan sehari-hari kita saja sudah membutuhkan biaya. Benar begitu? Faktanya, uang menjadi perantara yang paling ampuh untuk mendapatkan suatu kebutuhan dan keinginan.
Sama halnya ketika Anda membicarakan pernikahan. Rencana pernikahan tidak akan pernah terwujud tanpa memiliki dana. Berbicara realita saja, pernikahan yang paling sederhana pun (secara resmi di Indonesia) tetap membutuhkan jasa penghulu yang jelas butuh bayaran.
Nah untuk membantu Anda meredam biaya pernikahan, berikut ini merupakan beberapa poin yang sebaiknya dipikirkan sehingga Anda bisa membuat perhitungan biaya pernikahan yang lebih cermati..
1.Perhitungkan Jumlah Tamu yang Akan Hadir
Ini merupakan langkah yang cukup awal dan harus diperhatikan mengenai jumlah para tamu undangan. Memperhitungkan jumlah para tamu undangan akan mempengaruhi beberapa kebutuhan persiapan pernikahan seperti undangan, souvenir, jumlah makan, dan luas gedung yang dibutuhkan.
Biasanya satu nama yang diundang akan membawa pasangannya. Sehingga ketika Anda dan pasangan sudah sepakat untuk mengundang sekian tamu, untuk urusan lain seperti makan dan luas gedung akan bisa diprediksi. Untuk setiap 1 undangan yang Anda sebar, setidaknya Anda membutuhkan 2 kali proporsi kebutuhan lainnya. Dengan rumus umum ini, Anda akan lebih bisa mengontrol pengeluaran Anda di kebutuhan undangan.
2. Perhitungkan Jumlah Makanan
Jumlah makan jelas akan berpengaruh karena ini merupakan fokus utama dari tamu yang hadir. Untuk tamu saja, setidaknya porsi yang harus Anda persiapkan adalah 2 kali dari jumlah undangan yang disebar. Selain itu Anda juga harus mempersiapkan makanan paling tidak untuk keluarga dekat (yang mungkin akan membawa anak). Perkiraan usia tamu undangan juga penting untuk memilih jenis makanan yang akan dipesan. Biasanya tamu undangan yang cukup sepuh akan memilih makanan yang lebih sedikit nasi, lebih menyukai sup, dan dengan minum teh hangat. Berbeda dengan rekan-rekan yang usianya lebih muda. Mereka lebih bisa menerima berbagai jenis makanan.
3. Estimasikan Biaya Sewa Gedung
Luas gedung juga akan berpengaruh pada biaya yang akan Anda keluarkan untuk sewa gedung. Biasanya untuk menghemat pengeluaran sewa gedung, beberapa orang memilih melaksanakan pesta pernikahan di rumahnya. Namun bila Anda tidak memperhitungkan beberapa faktor kendala seperti jalan yang sempit dan tujuan yang susah dicapai, kemungkinan keinginan para tamu undangan untuk hadir menjadi lebih kecil
4. Biaya Paket Pernikahan
Setelah Anda memproyeksikan kebutuhan di atas, sekarang fokus pada kebutuhan lain yang lebih utama yaitu biaya pernikahan Anda sendiri yang mencakup baju pengantin, pengiring, jasa dokumenter, dan lain-lain.
Untuk penyediaan baju pengantin, Anda memiliki banyak opsi seperti membuat sendri, membeli, atau menyewa. Ketiga opsi ini akan berpengaruh pada biaya yang akan Anda keluarkan. Bila Anda membuat baru atau membeli, Anda harus menyediakan dana lebih banyak dari pada menyewa atau mungkin mendapat pinjaman atau warisan dari keluarga.
Jasa wedding singer dan dokumenter menjadi cukup penting karena mereka yang akan memberikan hiburan dan mendokumentasikan momen bahagia Anda selama acara pesta pernikahan berlangsung. Tentu saja mereka membutuhkan bayaran. Jadi sebelum memilih mereka, kalkulasikan kembali berapa alokasi anggaran yang bisa Anda berikan sebelum memilihnya. Dengan begini, tidak ada yang saling rugi. Anda mendapat hiburan dan dokumentasi pernikahan serta mereka pun mendapat keuntungan dari pekerjaan mereka.
5. Biaya Perintilan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi