Suara.com - PT Pelabuhan Indonesia I Cabang Dumai berencana melakukan pengerukan kolam dermaga hingga kedalaman 12 meter untuk optimalisasi pelayanan bongkar muat kapal di pelabuhan.
General Manager Pelindo Dumai Muhammad Junaidi melalui Asisten Manager Fasilitas Kusmono menyebutkan rencana pengerukan itu karena kolam dermaga sudah mengalami pendangkalan.
"Pengerukan direncanakan 12 meter dari titik surut terendah agar pelayanan lebih maksimal dan kapal yang bersandar tidak mengalami kesulitan," katanya di Dumai, akhir pekan ini.
Dia menjelaskan akibat pendangkalan air di kolam dermaga serbaguna Pelindo itu sering membuat kapal sulit bersandar dan kandas, sehingga harus ditambah kedalaman.
Menurut dia, pendangkalan di kolam dermaga terjadi karena lumpur terbawa arus sungai yang bergerak dan dalam waktu lama akhirnya mengalami penumpukan.
"Lumpur hasil kerukan akan diangkut ke darat dan ditumpuk di lokasi bekas reklamasi Pelindo Dumai," katanya.
Untuk kegiatan pengerukan, perusahaan BUMN itu telah menyiapkan anggaran Rp7 miliar dan kini masih dalam tahap proses pelelangan.
"Diharapkan pekerjaan pengerukan ini segera dimulai karena sudah memasuki tahap pelelangan," katanya.
Rencana peningkatan pelayanan juga telah mendapat izin dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat serta dokumen analisis mengenai dampak lingkungan dari Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai.
Pengerukan di kolam dermaga itu juga telah dilakukan Pelindo Dumai pada 2010. (Antara)
Berita Terkait
-
Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!
-
Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan
-
Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik
-
Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi
-
Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya
-
Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur
-
Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan
-
Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga
-
Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!
-
Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!
-
Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital