- Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan kelangkaan dan kenaikan harga Minyakita di pasar disebabkan oleh penyerapan program bantuan pangan pemerintah.
- Pemerintah berencana menambah pasokan Minyakita dan mengembalikan distribusi utamanya ke pasar tradisional melalui peran aktif Perum Bulog.
- Pemerintah tengah mengkaji usulan kenaikan harga Minyakita bersama instansi terkait meski saat ini harga tetap sesuai aturan.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui naiknya harga minyak goreng Minyakita disebabkan karena kelangkaan di pasar. Dia beralasan kelangkaan stok minyak goreng itu disebabkan oleh program bantuan pangan pemerintah.
Di saat yang sama Zulkifli juga mengaku sedang mempertimbangkan untuk menaikkan harga Minyakita.
Tercatat, harga Minyakita saat ini berada di kisaran Rp15.900 per liter, sedikit melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Sementara itu, harga minyak goreng premium di sejumlah daerah dilaporkan naik signifikan hingga menyentuh angka Rp 21.796 per liter.
"Kemarin ada bantuan pangan 33 juta (penerima manfaat), kali 2 bulan, kali 2 liter, pakai Minyakita, tentu itu kesedot. Sehingga di pasar agak berkurang, sehingga harga menjadi naik," kata Zulhas di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Guna mengatasi kelangkaan tersebut Zulhas menyebut pemerintah akan meningkatkan pasokannya. Dia juga menegaskan bahwa untuk mencegah kelangkaan terulang kembali, Perum Bulog akan diizinkan menggunakan merek minyak goreng lain selain Minyakita.
"Nah, ini cepat kita akan supply-nya kita tambah. Dan nanti Bulog kalau ada bantuan pangan, boleh pakai merek apa saja. Kita akan bicara dengan produsen dengan harga yang sama. Jadi ada tambahan," ujarnya.
Zulhas menjelaskan bahwa awalnya Minyakita merupakan minyak goreng curah yang umum dijual di pasar tradisional. Namun, guna menjaga higienitasnya, pemerintah memutuskan untuk mengemas produk tersebut.
Belakangan, Minyakita menjadi populer. Bukan hanya di pasar tradisional, tapi juga di swalayan besar dan retail modern. Karenanya pemerintah akan mengembalikan pendistribusiannya ke pasar-pasar tradisional.
"Nanti Minyakita itu dikoordinir sebagian besar oleh BUMN, Bulog, untuk kembali itu menyuplai pasar-pasar tradisional yang ada di 500 kabupaten kota itu,” kata Zulhas.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng Naik, Mendag Pastikan Stok Masih Aman
Naikkan Harga
Di saat yang sama Zulkifli juga mengatakan menerima usulan untuk menaikkan HET Minyakita. Usulan tersebut muncul karena sejak pertama kali dipasarkan, harga eceran minyak goreng milik pemerintah tersebut belum pernah mengalami penyesuaian. Saat ini, HET Minyakita masih dipatok sebesar Rp15.700 per liter.
"Ini Minyakita memang lama tidak ada penyesuaian. Tadi Menteri Perdagangan usulkan penyesuaian," kata Zulhas.
Kendati demikian, Zulhas meminta sebelum diputuskan mengalami kenaikan, harus dilakukan perhitungan.
"Tapi saya minta dihitung dulu, ya. Minta BPKP dan beberapa instansi terkait untuk menghitung bersama-sama. Nanti baru kita dapat bahas secara khusus," kata Zulhas.
Dia pun memastikan bahwa hingga saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita belum mengalami perubahan.
"Jadi minyak kita tidak ada perubahan harga," tegasnya.
Berita Terkait
-
Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!
-
Harga BBM dan Sembako Naik, Puan Minta Pemerintah Lakukan Mitigasi Cepat
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia
-
Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Daftar Harga Sewa iPhone di Jogja: Mulai Rp110 Ribu, Bisa Bikin Konten Estetik Seharian
-
Unik! Siswa Baru SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Diajak Jajal Golf, MPLS Sekaligus Jaring Bibit Unggul
-
5 Aplikasi Cek Kulit Gratis, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya Sesuai Jenis Kulit
-
Polisi Telusuri Penyalahgunaan BBM Subsidi di Rohil, Ungkap Modusnya
-
3 Moisturizer Mochi Skin Terbaik untuk Bikin Kulit Kenyal dan Cerah
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
Review Jujur Drunken Molen: Humor Absurd yang Diam-Diam Menertawakan Hidup
-
Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal