Suara.com - PT Semen Indonesia melaporkan perkembangan pembangunan pabriknya kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (9/11/2015).
"Kami melaporkan kepada Wapres perkembangan proyek (pembangunan pabrik) yang di Rembang itu sudah 66,7 persen dan yang di Indarung, Sumatera Barat sudah 64 persen. Diharapkan pabrik-pabrik ini bisa mulai beroperasi di akhir tahun 2016," kata Direktur Utama PT Semen Indonesia Suparni di Kantor Wapres Jakarta, Senin.
Direksi PT Semen Indonesia juga melaporkan kepada Wapres mengenai konsumsi semen di Indonesia yang dinyatakan meningkat signifikan.
Dengan adanya pembangunan dua pabrik Semen Indonesia di Rembang dan Indarung, produksi semen dapat meningkat sehingga memenuhi tuntutan pasar.
Pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah, mendapat penolakan dari warga Desa Tegaldowo, Timbrangan dan Srumpi karena lokasinya melalui gua alam dengan saluran sungai bawah tanah di dalamnya.
Warga mengkhawatirkan pembangunan pabrik Semen Indonesia di daerah tersebut akan merusak kawasan pegunungan kapur dengan banyak sumber mata air alam. (Antara)
Berita Terkait
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
SIG dan Taiheiyo Cement Bidik Pasar Konstruksi Baru Lewat Soil Stabilization
-
Erick Thohir Datangi Dedi Mulyadi, Minta Aset Lahan Perhutani-PTPN Tak Dijadikan Vila
-
Pemerintah Soroti Standar Industri Hijau Pabrik Semen
-
Profil Pabrik Semen PT Jui Shin Indonesia (JSI) yang Diprotes Masyarakat Karawang
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi