Suara.com - Dalam Rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengukirkan namanya di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Bank Penyalur KUR Terbanyak (realisasi kur lebih dari 12.000 per hari). Penyerahaan penghargaan tersebut dilaksanakan di Kantor Pusat Bank BRI, Rabu (16/12/2015), bertepatan dengan perayaan hari jadi Bank BRI ke 120.
“Kami bangga telah berhasil mengukir nama besar Bank BRI dalam sejarah Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Bank Penyalur KUR terbanyak di Indonesia, ” Ujar Hari Siaga, Corporate Secretary Bank BRI, Rabu (16/12/2015).
Hingga saat ini, Bank BRI telah berhasil menyalurkan KUR kepada tidak kurang dari 686.831nasabah BRI per akhir November 2015. Sejak ditunjuk oleh pemerintah sebagai salah satu bank BUMN yang menjadi penyalur KUR dengan total target Rp. 21,4 Triliun, Bank BRI telah mengimplementasikan berbagai strategi pemasaran untuk meningkatkan serapan KUR di Indonesia. Salah satunya dengan melakukan refreshment training kepada lebih dari 9.000 Mantri KUR BRI.
Untuk memantau penyerapan KUR, Bank BRI bersama jajaran Kementerian BUMN kerap melakukan kegaiatan Grebeg Pasar. Salah satu contohnya Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam bersama Menteri BUMN Rini M. Soemarno melaksanakan Grebeg Pasar di Pasar Karangayu, Kota Semarang. Grebeg Pasar yang dilaksanakan oleh Bank BRI dan Kementerian BUMN ini dilaksanakan untuk memantau bagaimana penyaluran KUR BRI dilapangan.
Selain itu, untuk meningkatkan layanan KUR Bank BRI juga melakukan Enhancement sistem teknologi informasinya dalam rangka percepatan pengolahan data nasabah KUR, sehingga proses pelayanan nasabah menjadi sangat cepat dan tentunya semakin aman. BRI juga memberlakukan kegiatan Marketing Weekend Banking kepada para pekerja BRI diseluruh Indonesia untuk memasarkan produk KUR kepada masayrakat.
“ BRI selalu memberikan nilai tambah dalam produk KUR BRI. Salah satunya BRI saat ini telah melakukan Enhancement atau peningkatan kinerja sistem teknologi informasi untuk pengolahan data nasabah KUR agar pelayanan KUR menjadi cepat, aman dan efisien. Selain itu, BRI juga memberlakukan kegiatan Weekend Banking dalam pemasaran KUR, sehingga nasabah lebih leluasa dalam mengajukan pinjaman KUR kepada BRI. Semua ini BRI lakukan untuk memberikan kemudahan kepada nasabah BRI,” tutur Hari Siaga.
BRI Lahirkan 3000 Laskar KUR MIkro.
Jelang akhir tahun 2015 pemerintah menunjuk Bank BRI sebagai salah satu bank dengan target penyaluran KUR terbesar yakni Rp. 21,4 Triliun dengan rincian KUR Mikro Rp 17 Triliun, KUR Ritel sebesar Rp. 4 Triliun, dan KUR TKI sebesar Rp. 400 Milyar. Pemerintah meyakini BRI sangat mampu melakukan serapan KUR yang lebih baik jika dibanding dengan perbankan lain yang ada di Indonesia.
Dengan target yang demikian besar BRI telah melakukan serangkaian aksi korporasi demi memenuhin ekspektasi pemerintah terhadap penyaluran KUR yang optimal. Salah satu langkah aktif yang dilakukan adalah dengan merekrut 3.000 orang Laskar KUR Mikro BRI yang bertindak sebagai pemasar KUR BRI.
Laskar KUR Mikro BRI merupakan pekerja BRI yang direkrut dari anak pedagang pasar yang ditugaskan sebagai tenaga pemasar KUR Mikro BRI. Perekrutan 3.000 laskar KUR ini bertujuan agar penyerapan KUR dan sebaran KUR semakin tepat sasaran dan efektif dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha kecil.
Hingga saat ini penyaluran KUR BRI berhasil mencapai angka yang sangat menganggumkan, pada bulan Agustus 2015 BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp. 50 Milyar kepada 3.442 debitur BRI, sementara pada September 2015 angka penyaluran KUR menginjak angka Rp 146 Milyar yang tersalur kepada 9.005 nasabah BRI. Oktober dan November 2015 capaian BRI dalam penyaluran KUR adalah sebesar Rp. 354 Triliun kepada lebih dari 20.710 nasabah BRI.
BRI Coprorate University.
Di lain sisi, guna menyiapkan para insan BRI untuk siap berkompetisi Bank BRI mendirikan BRI Corporate University yang lebih modern dan terdigitalisasi sebagai bentuk transformasi dari Lembaga Diklat BRI. BRI Corporate Universiity juga dilengkapi dengan sarana perpustakaan, Dummy Bank yang hanya dimiliki oleh Bank BRI, Dormitori, e-Learning centre, serta sarana penunjang lainya. Sebagai bank yang berpengalaman dalam membina dan mendukung usaha kecil dan menengah. Lebih jauh, kedepanya Bank BRI akan membentuk BRI International Microfinance Institute.
Berita Terkait
-
BRI RO Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun per Mei 2026, 250 Ribu UMKM Terima Manfaat
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal
-
iQOO Z11 Resmi di Indonesia, HP Baterai 9.020mAh Pertama Pecahkan Rekor MURI
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?