Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mencatat jumlah penumpang yang diangkut selama tahun 2015 mencapai 68,53 juta orang, meningkat sekitar 16 persen dibanding tahun 2014.
"KAI sepanjang tahun 2015 membukukan berbagai pencapaian positif terutama angkutan penumpang dan barang. Pendapatan selama 2015 (unaudited) mencapai Rp13,5 triliun," kata Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro saat paparan "Evaluasi Angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016", di Jakarta, Rabu (6/1/2015).
Menurut Edi, selama tahun 2015 KAI juga mampu mengangkut barang dengan volume 29,65 ton meningkat 7 persen dari tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan, pertumbuhan angkutan penumpang dipengaruhi antara lain pengoperasian beberapa KA yang baru diluncurkan sepanjang tahun 2015.
Penambahan KA tersebut sejalan dengan program pemerintah yang bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan moda transportasi massa tepat waktu dan bebas macet.
Beberapa KA tersebut yaitu KA Malioboro Ekspres Pagi, KA Perintis Batara Kresna, KA Ekonomi Sidoarjo-Bojonegoro, KA Joglokerto, KA Kertajaya Rangkaian Anjang.
Sementara lonjakan angkutan barang didodong pengoperasian angkutan KA petikemas di Terminal Petikemas Surabaya, mengaktifkan kembali angkutan pupuk dengan KA lintas Cilacap-Ceper dan Cilacap-Prupuk, serta KA angkutan semen Bima.
"Beberapa inovasi sepanjang tahun 2015 seperti 'e-kiosk' juga mendorong pencapaian 2015, karena dengan fasilitas ini masyarakat dapat dengan mudah membeli tiket KA," ujarnya.
Edi menambahkan, di bidang sarana selama tahun 2015 KAI mendatangkan sebanyak 872 unit gerbong datar (PPCW) dari total pemesanan 1.213 unit, dan 39 unit lokomotif CC 206 dari total 50 unit lokomitif yang telah didatangkan selama tahun 2015.
Meski begitu, Edi mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi KAI ke depan, terutama soal pelayanan seperti pengadaan sistem "Train Ticket Machine" dan sistem "boarding pass" serupa di bandara.
"Pencapaian tahun 2015 akan terus dilanjutkan pada 2016, dengan target mengangkut 62,92 juta ton barang dan 72,3 juta penumpang," tuturnya.
Secara keseluruhan, menutup tahun 2015, pencapaian yang ditorehkan KAI mendapat sebanyak 63 penghargaan selama sepanjang tahun.
Beberapa di antaranya 16 penghargan dalam ajang "The Best Contact Center Indonesia 2015", terpilih sebagai Perusahaan Terpercaya (trusted company) berdasarkan "Corporate Governance Perception Index" (CGPI).
Penghargaan "Rcognition of Performance Excellence" dalam Asia Pacific Contact Center Association Leader 2015 di Singapura. Selain juga penghargaan dari Kementerian Perhubungan atas empat Balai pelatihan milik KAI.
(Antara)
Berita Terkait
-
Bekasi Timur Berduka, Penumpang Mulai Bangkit dari Trauma
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya
-
KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri