Suara.com - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Buleleng, Bali menargetkan sebanyak 16 hotel di daerah itu menerapkan sistem "online" pada 2016.
"Sejak diterapkannya sistem pembayaran pajak hotel dan restauran (PHR) 'online' baru 10 hotel yang mengikuti sistem pembayaran baru itu," kata Kepala Dispenda Buleleng, Ida Bagus Puja Erawan, Sabtu (23/1/2016).
Ia menjelaskan, minimnya kalangan hotel ikut bayar pajak "online" karena sebagian besar masih memakai sistem manual dalam setiap transaksi pembayaran.
Program ini sebenarnya baru tahap uji coba dan kami terus dorong setiap tahunnya meningkat dimana diharakan 26 hotel tahun ini menggunakan sistem baru itu, ujarnya.
Selain itu, "tappingbox" yang merupakan peralatan dari sistem itu memang memerlukan biaya yang cukup besar untuk pengadaannya, bahkan biayanya bisa mencapai Rp8 Juta untuk 1 alatnya.
Dengan melihat biaya yang cukup besar itu, lanjut kata Puja Erawan, Dispenda Buleleng akan memberikan alat tersebut kepada setiap hotel yang ingin menggunakan sistem "online" dalam melakukan pembayaran Pajak.
Dua minggu lalu kami diundang oleh Dispenda Pemprov Bali melalui perintah Gubernur Bali dimana satu-satunya kabupaten yang menerapkan sistem online sedangkan yang lainnya belum sehingga dijanjikan pengadaan fasilitas lewat APBD Buleleng, tapi kalau tahun kemarin itu dari BPD," jelasnya.
Kendati begitu kata dia, ada kriteria tertentu bagi hotel yang berhak menggunakan sistem "online" itu. Tidak semua wajib pajak bisa karena hanya hotel yang menggunakan sistem terkoneksi internet saja," kata dia.
Di sisi lain, Dispenda Buleleng menerapkan sistem "online" sebagai upaya keterbukaan antara Dispenda Buleleng melalui Petugas Pajak dengan Wajib Pajak di Buleleng, untuk mencoba mewujudkan tranpalasi dan akuntabel serta keadilan.
Dispenda kini mencoba ikut berupaya ke arah transparasi dan akuntabel serta keadilan, yang dalam penerjemahannya memberikan semacam sistem baru yakni "online" dan ini juga untuk mengurangi petemuan petugas pajak dan wajib pajak, paparnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang
-
Selamat Datang Elkan Baggott Sudah di Hotel Jakarta Jelang FIFA Series 2026
-
Viral Pesan Baju Lebaran untuk Suami, yang Datang Gamis Perempuan
-
Tips Mudik Lebaran 2026: Cara Praktis Persiapan dan Tren Belanja Online Jelang Idulfitri
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini
-
Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara
-
OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo
-
200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang
-
124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin
-
Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri