Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said meminta karyawannya di Kementerian ESDM dan para kontraktor untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Secara spesifik, dia mengingatkan agar jangan sampai ada di antara pejabat ataupun kontraktor yang terseret dalam kasus korupsi.
Sudirman bahkan mencontohkan seperti yang terjadi di kalangan anggota DPR yang banyak tersangkut kasus korupsi. Ia meminta agar kasus-kasus yang menimpa legislator itu dijadikan sebagai pelajaran bagi para pegawai dan pejabat di ESDM maupun kontraktor, agar tidak bermain-main atau mencoba untuk melakukan korupsi.
"Kebetulan 14 Januari (lalu) kita ketemu, ada cerita anggota Komisi VII (DPR) ketangkap. Sekarang kita ketemu, anggota Komisi V ketangkap. Menurut saya, walaupun mereka tersenyum, hatinya perih, enggak ada kebahagiaan. Jadi enggak usah masuk ke jebakan begituan," kata Sudirman, saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2016).
Sudirman juga meminta kepada para kontraktor dan pejabat di ESDM untuk tidak saling "menggoda". Ia meminta, tahun ini kinerja di kementeriannya harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia pun menargetkan penyerapan anggaran tahun ini sebesar 90 persen, naik dari yang sebelumnya 85 persen.
"Kontraktor jangan menggoda tim saya. Tim saya juga jangan goda kontraktor. Karena bukan muhrim, jangan saling menggoda. Kita harus saling bekerja sama dan bekerja keras. Kita harus genjot kinerja Kementerian ESDM," ungkapnya sambil dibarengi candaan.
Lebih dari itu, Sudirman pun meminta dan mengajak para kontraktor untuk membantu dalam penyerapan anggaran, dengan melaksanakannya proyek sesuai jadwal dan menekan biaya pengerjaan.
Untuk diketahui, hari ini Kementerian ESDM kembali menandatangani Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2016 Tahap II. Kali ini, jumlah anggaran yang digelontorkan untuk 36 paket kontrak berjumlah senilai Rp136,06 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara