Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk akan menggenjot transaksi pengiriman uang (remittance) dari tenaga kerja Indonesia (TKI) di sejumlah negara dengan lebih aktif dan agresif melakukan pendekatan agar "collecting point" bisa digiatkan.
Pihak BNI dalam menaikkan transaksi tersebut dengan meningkatkan sisi proses, melalui pendekatan langsung ke pengirim maupun penerimanya.
"Kita akan lebih agresif dan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada TKI termasuk menanyakan status kiriman baik dari pengirim maupun penerimanya," kata Direktur Operasional dan IT BNI Bob T. Ananta disela-sela menerima penghargaaan The Best Remittance Provider di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (2/2/2016).
Bahkan, lanjut dia, pihak BNI juga terbuka dalam menerima keluhan baik dari pengirim maupun penerima uang.
Selain itu, lanjut dia, BNI juga ada tiga program untuk TKI baik yang mau pulang dan yang baru akan berangkat dengan membekali keterampilan.
"Waktu pendidikan dan biaya kita siapkan. Kita ada pelatihan untuk memberikan pemahaman dan persiapan saat mereka kembali terutama bidang usaha apa yang akan dilakukannya," ungkapnya.
Bahkan, ia menambahkan, pihak BNI juga ada kredit bina usaha untuk TKI yang bisa digunakan untuk kembangkan usahanya saat kembali ke Tanah Air.
Sementara itu, slip transaksi remittance yang masuk mencapai 2,2 juta slip pada 2015, naik 12,33 persen dengan nilai Rp31,8 triliun.
Transaksi tertinggi dari Malaysia sekitar 20 persennya, sedangkan di urutan berikutnya adalah Saudi Arabia, UAE, Taiwan dan sejumlah negara lainnya.
Tetap semangat Untuk penghargaan yang sudah enam kali diterima BNI dan saat ini dalam kategori The Best Remittance Provider dan The Best Cash Management Solution akan makin mendorong BNI untuk selalu berupaya melakukan perbaikan.
"Award ini bisa menjadi legacy dan legend yang membuat BNI tetap semangat dalam membangun usahanya," kata Bob.
Senada disampaikan oleh General Manager Transactional Banking Service Division BNI, Welan T Palilingan bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini, BNI selalu mendapatkan penghargaan dari majalah Alpha Southeast Asia.
Ia menjelaskan bahwa salah satu penghargaan yang diterima karena BNI dinilai inovatif dalam membantu industri migas untuk melakukan pengembalian pajak.
"Melalui sistem yang BNI miliki maka para pengusaha di sektor migas dalam melakukan reimbursement pajak dengan cepat," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI Jelang Idulfitri, Begini Prosedur dan Tipsnya
-
Waspadai Ucapan Natal Palsu, BNI Imbau Nasabah Tidak Sembarangan Klik Tautan
-
Eksploitasi Pekerja di Taiwan Mengincar WNI, Modus Iming-iming Gaji Besar
-
TKI Asal Temanggung Hilang Selama 20 Tahun di Malaysia, Ahmad Luthfi Pastikan Kondisinya Aman
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing