Suara.com - Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dan konserbasi energi guna menunjang infrastruktur, hari ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU).
"Sektor energi ini memiliki potensi yang baik bagi Industri keuangan kita. Tadi saya ngobrol sama pak menteri (ESDM) kalau sektor energi sangat membutuhkan pembiayaan yang sangat besar. Ini berarti ada potensi yang luar biasa. Saya mengapresiasi IKNB yang berani mengambil kesempatan dan memanfaatkan potensi tersebut," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad saat memberikan sambutannya di gedung OJK, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2016).
Potensi pendaan di sektor energi yang membutuhakan pendanaan besar dapat dilihat dari tingkat elektrifikasi Indonesia yang masih rendah hingga saat ini. Ia pun mengimbau kepada lembaga keuangan yang ada di Indonesia untuk memanfaatkan potensi pendanaan disekto energi dengan sebaik-baiknya.
"Memang setiap langkah yang diambil lembaga keuangan pasti harus melihat risiko yang ada dihadapi. Namun, ketika ada permintaan dari luar negeri lemah, kita perlu melihat potensi di dalam negeri jangan hanya fokus pada perhotelan atau perdagangan saja, energi ini kita berdayakan. Karena ini menjadi opportunity bagi lembaga keuangan. Kita tingkatkan industri di dalam negeri," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Menteri ESDM Sudirman Said mengapresiasi adanya kerjasama kembaga keuangan untuk mengembangkan EBT ini. Menurutnya, dengan adanya kerjasama tersebut dapat mendongkrak perkembangan EBTKE.
"Ini sifatnya sangat baik. Kami bekerja sama dengan OJK untuk lebih mendongkrak peran lembaga jasa keuangan dalam menyediakan sumber pembiayaan bagi pengembangan EBTKE," ungkapnya.
Ia pun berharap, dengan adanya kerjasama dibidang financial seperti ini dapat mendoronf lembaga keuangan lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan EBT ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
Terkini
-
Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026
-
Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983
-
Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik
-
Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS
-
Indonesia Siap Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Pinjaman Luar Negeri
-
Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025
-
Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan
-
Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan Diklaim Sukses Dongkrak Kepercayaan Investor