Suara.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menerima kedatangan 20 anggota delegasi pengusaha dari 22 perusahaan asal Perancis. Pertemuan digelar di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta Pisat Senin (14/3/2016).
Rizal mengatakan kendatangan 20 delegasi yang masuk dalam Maritime Cluster ini membicarakan pengembangan poros maritim di Indonesia.
"Saat ini pemerintah tengah konsen mengembangkan poros maritim dan kedua hubungan Indonesia dengan Prancis sudah demikian lama sehingga penting untuk mengembangkan sektor maritim kita," kata Rizal saat menggelar konferensi pers di kantornya, Senin (14/3/2016).
Untuk mengetahui fokus yang tepat bagi perusahaan-perusahaan Perancis untuk berpartisipasi mengembangkan sektor maritim, Rizal akan menggelar workshop Maritim pada bulan Oktober 2016 mendatang.
"Nanti biar mereka tahu pengembangan disektor mana, apakah kapal, radar dan sejenisnya, kita akan gelar workshop. Jadi nanti biar mereka lihat mana yang cocok buat mereka," katanya.
Hal senada juga dikatakan oleh Duta Besar Perancis Corinner Bereuze yang sangat ingin berpartisipasi dengan pemerintah Indonesia yang tengah mengembangkan sektor Maritimnya.
"Kami sangat ingin sekali berpartisipasi kepada Indonesia untuk mengembangkan sektor martim, karena ini juga menjadi fokus pemerintah saat ini. Karena perusahaan Perancis di Indonesia sudah hampir 20 tahun. Sehingga kami ingin memberikan pasrtisipasi lebih kepada Indonesia," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Menteri Berseteru, Fadli Zon Sindir Jokowi Tak Baca Berita
-
Dua Menteri Berseteru, Fadli Zon Sindir Jokowi Tak Baca Berita
-
Legislator: Menteri Kalau Mau Berdebat di Rapat Kabinet Saja
-
Legislator: Menteri Kalau Mau Berdebat di Rapat Kabinet Saja
-
Tiba di Jakarta, Presiden Panggil Menteri-Menteri yang Berseteru
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur
-
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya
-
Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak