Cara Kerja Tabungan Emas Pegadaian
Lalu gimana kalau kita pengin memiliki tabungan emas ini? Berikut cara kerja Tabungan Emas Pegadaian yang cukup mudah:
1. Buka rekening
Pastinya kamu harus buka rekening di Pegadaian dulu ya pastinya. Jangan khawatir, biaya yang dikenakan hanya administrasi Rp30 ribu dan biaya titip emas Rp30 ribu per tahun.
2. Setoran Minimal
Pegadaian hanya mewajibkan setoran minimal setara dengan harga 0.01 gram emas sesuai kurs jual emas harian Pegadaian. Kamu bisa cek perubahan kurs ini lewat situs Pegadaian.
Semisal, pada 7 Januari 2016 kurs jual emas 0.01 gram adalah Rp5.060. Nah, itu artinya kita bisa mulai menabung hanya dengan Rp5.060 (sesuai kurs harian).
3. Jangka Waktu Tabungan
Kamu bisa mengatur dan menentukan sendiri kapan kamu ingin melakukan rutinitas setor tabungan. Apakah itu setiap hari atau per minggu dan bulanan nggak masalah kok!
4. Bisa dijual/dijaminkan
Tabungan emas layaknya tabungan konvensional juga bisa diambil. Tapi, sesuai peraturan Pegadaain, kamu harus menunggu saat nominal saldo setara dengan 1 gram emas. Jika memang terpaksa, saldo tabungan emas dapat dijual kembali ke Pegadaian.
Gimana kalau setelah dijual kembali ternyata ingin melanjutkan kembali tabungan emasnya? Ya cukup sediakan dana sebesar dana yang waktu itu kamu terima beserta bunga ke Pegadaian.
5. Fisik emas bisa dicetak
Emas yang disediakan oleh Pegadaian mulai dari 5, 10, 25, 50 dan 100 gram. Pegadaian juga akan mengenakan biaya cetak emas jika kamu ingin mencetak emas.
Investasi emas memang menggiurkan dan menyilaukan. Tapi jangan lupa bahwa ini adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan kesabaran.
Tabungan emas Pegadaian ini cocok bagi kamu yang pengin berinvestasi tapi memiliki budget yang ngepas.
Baca juga artikel Duitpintar lainnya:
Investasi Emas Gak Ada Matinya, Pilih Emas Perhiasan atau Batangan? Simak Ini Dulu
Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Bikin Mimpimu Gatot
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi