Merintis sebuah usaha, walaupun produk yang dijualnya termasuk produk musiman, jangan pernah membuat Anda putus asa. Jalani usaha produk musiman tersebut sepanjang tahun, tambahkan dengan suatu sentuhan kreatif dan inovatif dari produk yang akan dijual agar produk yang tersebut akan selalu diburu oleh pembeli sepanjang tahun. Dengan begitu pelanggan pun akan semakin banyak seiring berjalannya waktu.
Jangan Pernah Menyerah!
Meskipun tidak mudah, jangan pernah menyerah dalam menjual produk musiman. Jangan khawatir dengan jangka waktu dagang yang hanya sebentar. Karena dari sana kita akan melihat berbagai macam karakter dagangan sesuai dengan musimnya. Selain itu ciptakan sebuah kebutuhan dari produk yang dijual. Sebagai contoh menjual produk lampion yang hanya digunakan saat imlek, dengan inovasi buatlah lampion tersebut juga sebagai dekorasi rumah.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Ini Syarat, Cara, dan Biaya yang Dibutuhkan Untuk Perpanjang SKCK
Cara Mudah Membeli Mobil Bekas dengan Dana Minim
Apa Fungsi dan Manfaat Memiliki NPWP? Cek di Sini
| Published by Cermati.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik