Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu, (20/4/2016) ditutup melemah 5 poin atau 0,11 persen ke level 4.876 setelah bergerak di antara 4.857-4.883. Sebanyak 154 saham naik, 120 saham turun, 94 saham tidak bergerak, dan 192 saham tidak ditransaksikan. Investor bertransaksi Rp6,68 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp5,33 triliun dan negosiasi Rp1,34 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp298,72 miliar.
Informasi tersebut tertuang dalam keterangan pers PT. Investa Saran Mandiri pada Kamis, (21/4/2016).
Pasar saham Amerika Serikat ditutup di area positif seiring penguatan harga minyak dan data perumahan yang solid memberikan sentimen positif. Existing home sales AS meningkat menjadi 5,3 juta unit pada bulan Maret setelah sempat turun 7,1persen pada bulan Februari. Sebelum data dirilis, para ekonom menduga kenaikan penjualan rumah AS hanya sekitar 5,29 juta unit. Dow Jones ditutup naik 0.24 persen, Nasdaq naik 0.07 persen dan S&P Indek naik 0.08 persen.
Pasar saham kawasan Eropa ditutup mix setelah harga minyak mentah berbalik menguat. Minyak Brent dan WTI berbalik menguat setelah data dari AS menun-jukkan persediaan minyak mentah naik lebih rendah dari perkiraan. Sementara itu, data dari Inggris menunjukkan tingkat penggangguran tetap sebesar 5,1 persen da-lam tiga bulan yang berakhir Februari, namun klaim pengangguran bertambah sebanyak 6.700 di bulan Februari, mematahkan perkiraan penurunan sebanyak 11.300. Sementara rata-rata gaji naik 1,8 persen lebih rendah dari perkiraan 2,3 persen. FTSE di Inggris ditutup naik 0.08 persen, DAX Jerman melemah 0.03 persen dan CAC Perancis naik 0.56 persen.
Dari dalam negeri, IHSG melemah 5 point membentuk candle dengan body tipis dan shadow indikasi konsolidasi. IHSG masih berpeluang konsolidasi menguat dengan support di level 4850 sampai 4820 dan resistance di level 4886 sampai 4900.
Berita Terkait
-
Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI
-
IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram
-
Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak
-
Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI
-
Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was
-
Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan
-
Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!
-
Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
-
Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
-
BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya
-
AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen