Suara.com - PT Kino Indonesia Tbk meraih peringkat utama kelas dunia dalam penghargaan Outstanding Corporate Innovator Indonesia Award (OCI) Indonesia Award) 2016.
"Kami tentu bangga dengan penghargaan OCI Indonesia Award 2016 ini, namun yang terpenting adalah inovasi produk kami bisa diterima masyarakat," ujar Rody Theo, Direktur Operasional PT Kino Indonesia Tbk, saat dihubungi menanggapi award yang diterimanya Rabu (27/4/2016).
Theo mengatakan produk-produk Kino lahir dan berkembang melalui berbagai inovasi dan kreativitas untuk berkompetisi secara cerdas.
Penghargaan bergengsi ini dianugerahkan oleh Product Development and Management Association (PDMA) Indonesia, sebuah asosiasi nonprofit global yang berkantor pusat di Amerika Serikat.
Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada perusahaan yang beroperasi di Indonesia dalam melakukan inovasi tanpa henti dan terbukti sukses.
Salah satu inovasi Kino adalah produk vitamin rambut Ellips, dengan bentuk soft kapsul yang mampu menerobos pakem produk perawatan rambut selama ini ada.
Theo menambahkan, sejak awal berdiri PT Kino Indonesia Tbk sudah mencanangkan sebagai perusahaan yang mengandalkan inovasi sebagai urat nadi perusahaan.
Hal ini sesuai dengan visi misi dan tagline Kino, yaitu Innovate Today, Creating Tomorrow.
Penghargaan OCI Indonesia Award 2016 ini merupakan bukti bahwa inovasi dan budaya perusahaan diakui oleh lembaga independen global.
Dalam paparannya pada OCI Indonesia Award 2016, Theo menegaskan bahwa pengembangan budaya inovasi Kino merupakan bagian dari strategi bisnis.
Perusahaan tidak hanya berkomitmen melakukan inovasi, tetapi mewujudkannya dalam seluruh lini proses kerja.
Karyawan juga terlibat aktif dan dengan antusias menjadikan inovasi sebagai salah satu nilai kunci dari budaya perusahan yang menghasilkan produk-produk inovatif yang diterima masyarakat.
Melalui inovasi tiada henti dalam menghasilkan produk-produk inovatif, Kino juga berhasil menurunkan biaya dan melakukan efisiensi.
Perseroan menargetkan pendapatan pada 2016 tumbuh 15 persen dibandingkan 2015.
Tahun 2015, PT Kino Indonesia Tbk mengantongi penjualan sebesar Rp3,60 triliun.
Pencapaian itu lebih tinggi 8 persen dari tahun 2014 senilai Rp3,34 triliun.
Perlu riset dan proses pengembangan yang cukup lama untuk produk Ellips, kurang lebih 3,5 tahun agar sampai kepada konsumen.
Saat ini Ellips menjadi market leader di kategori vitamin rambut, menurut Nielsen mencapai 77 persen, ujar Budi Susanto, General Manager Product Innovation PT Kino Indonesia Tbk.
Ellips memimpin pasar vitamin rambut sejak 2005 serta telah meraih 14 penghargaan dari tahun 2006 sampai dengan sekarang, baik dari retailer maupun konsumen, di antaranya WOW Brand Award 2015 dan Top Brand Award 2016. (Antara)
Berita Terkait
-
Gol Bunuh Diri Jordi Amat Bikin Geger, Disebut Netizen Layak Masuk Puskas Award
-
Respons Hokky Caraka usai Bikin Gol Calon Nominasi FIFA Puskas Award 2026
-
Kata-kata Pelatih Persija Usai Rizky Ridho Gagal Menangi FIFA Puskas Award
-
Seindah Apa Gol Santiago Montiel Hingga Raih Puskas Award 2025 Kalahkan Rizky Ridho?
-
Siapa Santiago Montiel? Pemenenang Puskas Award 2025 yang Kalahkan Rizky Ridho
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Diizinkan DPR, Purbaya Bakal Cawe-cawe Pantau Anggaran Kementerian-Lembaga 2026
-
Prediksi Harga Bitcoin dan Ethereum Tahun 2026 Menurut AI
-
Libur Nataru 2025/2026, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Naik 6,57 Persen
-
Chandra Asri Group Tuntaskan Akuisisi Jaringan SPBU Esso di Singapura
-
Pembayaran Digital Meningkat, Gen Z Mulai Pilih untuk Berbisnis
-
Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah
-
Wamendag Cek Minyakita di Pasar Jakarta, Harga Dijual di Bawah HET
-
Harga Perak Melemah Tipis Awal Tahun 2026, Aksi China Bisa Picu Kenaikan Lagi?
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026
-
Harga BBM SPBU Shell, Vivo, BP Serentak Turun, Ini Daftarnya