-
Kepala SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Sri Lestari, meraih Outstanding Educational Visionary Leadership Award di World School Summit Malaysia 2026.
-
Kepemimpinannya dinilai visioner, inovatif, dan sukses menerapkan pendidikan holistik yang adaptif secara global.
-
Penghargaan ini diharapkan menginspirasi sekolah Indonesia untuk memperkuat kepemimpinan dan kualitas pendidikan.
Suara.com - Kepala SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Dr. Sri Lestari, S.Pd., M.Pd., menerima penghargaan Outstanding Educational Visionary Leadership Award dalam ajang World School Summit Malaysia 2026.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan strategis dan visioner dalam mengembangkan institusi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan global.
World School Summit merupakan forum internasional yang mempertemukan para pemimpin pendidikan, pendiri sekolah, akademisi, serta praktisi dari berbagai negara.
Forum ini menjadi ruang diskusi mengenai transformasi pendidikan, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, serta tantangan pendidikan di masa depan.
Di bawah kepemimpinan Sri Lestari, SD Hj Isriati Baiturrahman 1 dinilai berhasil membangun budaya sekolah yang inovatif dan relevan dengan dinamika pendidikan global.
Pendekatan kepemimpinan yang diterapkan mendorong keseimbangan antara keunggulan akademik, penguatan karakter, serta perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan peserta didik.
Penghargaan kepemimpinan ini diberikan bersamaan dengan apresiasi terhadap sekolah yang dipimpinnya, yang juga meraih penghargaan Best School with Holistic Education.
Capaian ganda tersebut menegaskan keterkaitan antara kepemimpinan sekolah dan keberhasilan implementasi pendidikan holistik.
Menanggapi penghargaan tersebut, Sri Lestari menegaskan bahwa kepemimpinan pendidikan tidak dapat berjalan sendiri.
"Ini bukan capaian individu, tetapi hasil sinergi seluruh warga sekolah. Penghargaan ini justru memperkuat komitmen kami untuk terus berinovasi dan menjaga relevansi pendidikan dengan kebutuhan masa depan," katanya.
Pengakuan internasional ini diharapkan dapat menginspirasi satuan pendidikan lain di Indonesia untuk memperkuat kepemimpinan sekolah, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta berani mengambil peran dalam percaturan pendidikan global.
Berita Terkait
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Polemik Modifikasi Kurikulum, Kenapa Lulusan Masih Sulit Siap Kerja?
-
Krisis Otoritas Guru di Pendidikan Modern Dalam Drama 'Teach You a Lesson'
-
Aurora Ventures Diluncurkan, Dukung Startup Perempuan di Negara Berkembang
-
Melihat Sekolah Indonesia Jeddah di Arab Saudi
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun
-
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
-
Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik
-
Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang