Suara.com - Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa transportasi, yaitu PT Garuda Indonesia, PT Kereta Api Indonesia dan PT Angkasa Pura I bekerja sama di bidang integrasi antarmoda transportasi.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia M Arif Wibowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (28/4/2016), mengatakan kerja sama tersebut untuk mewujudkan komitmen dalam mendukung potensi pariwisata Indonesia dan program pengembangan jaringan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di bidang kerja sama integrasi antarmoda transportasi yang dilakukan oleh masing-masing Direktur Utama ketiga BUMN yaitu M Arif Wibowo (Garuda Indonesia), Edi Sukmoro (PT Kereta Api Indonesia), dan Sulistyo Wimbo Hardjito (Angkasa Pura I), dan disaksikan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno.
Arif mengatakan kerja sama integrasi antarmoda transportasi tersebut akan diterapkan di empat bandara di Tengah dan Timur Indonesia, yaitu Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional Kulonprogo Yogyakarta, dan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo.
Menurut dia, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis Garuda dalam mendukung pengembangan pariwisata, sekaligus memperluas jaringan Garuda di Indonesia bagian Tengah dan Timur.
"MoU yang ditandatangani akan ditindaklanjuti dengan berbagai bentuk kerja sama strategis antar-BUMN yang mencakup kerja sama pelayanan penumpang, juga integrasi program advertising (periklanan) dan marketing (pemasaran). Ke depannya kami berharap kerja sama ini dapat terus dikembangkan, bahkan dengan BUMN lain," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN RI Rini M Soemarno mengapresiasi sinergi BUMN yang terlaksana dalam mendukung pariwisata Indonesia.
"Kita semua menyadari bahwa untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Negeri membutuhkan usaha dan komitmen dari berbagai pihak. Sinergi yang diwujudkan oleh Garuda, KAI dan AP-I dalam kerja sama integrasi antarmoda transportasi, yang tentu saja diharapkan akan memberikan pelayanan dan kenyamanan yang lebih baik dan nilai lebih kepada seluruh pengguna jasa dari masing-masing BUMN yang terlibat," katanya.
Dalam nota kesepahaman tersebut tersebut, Garuda Indonesia, KAI dan Angkasa Pura I sepakat akan mengintegrasikan layanan penumpang - yang merupakan pengguna jasa dari ketiga BUMN, termasuk "city check-in", penanganan bagasi, ruang tunggu penumpang, dan informasi/jadwal penerbangan dan kereta api, untuk mewujudkan perjalanan wisata maupun bisnis yang dilaksanakan lebih lancar dan nyaman.
Di samping itu, nota kesepahaman tersebut juga akan dikembangkan pada berbagai bentuk kerja sama lainnya seperti kerja sama pemasaran, periklanan dan bentuk "joint promotion" lainnya.
Sinergi Garuda Indonesia dengan BUMN lain bukan pertama kali. Tahun lalu, Garuda juga telah melaksanakan kerja sama dengan PT KAI di bidang Corporate Sales, di mana Garuda Indonesia menjadi penerbangan resmi bagi karyawan beserta keluarga di seluruh unit PT KAI dan afiliasinya, dan berlaku untuk perjalanan dinas maupun perjalanan nondinas.
Melalui kerja sama tersebut, Garuda Indonesia memberikan harga khusus (special corporate fare) bagi PT KAI untuk semua rute domestik dan internasional, dengan layanan tambahan antara lain berupa tambahan muatan bagasi (excess baggage) sejumlah 10 kilogram, konter "check-in" khusus pelanggan korporat di bandara, prioritas reservasi dan pembukuan grup, cargo, dan berbagai kemudahan lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia
-
BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan
-
Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat
-
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik