Suara.com - Tangcity Mall menyelenggarakan pameran properti dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan akan hunian di kawasan Jakarta dan kota satelit di Tangerang, Bekasi, Depok, bahkan Bogor pada 29 April sampai 8 Mei 2016.
Siaran pers Tangcity Mall yang diterima, Rabu (4/5/2016), menyebutkan kebutuhan hunian saat ini mencapai 13,5 juta rumah, kondisi demikian membuat masyarakat di kawasan tersebut kesulitan mencari tempat tinggal yang cocok.
Melihat fenomena tersebut Tangcity Mall memberikan kemudahan bagi orang-orang yang saat ini sedang mencari hunian atau ingin berinvestasi di bidang properti dengan digelarnya pameran Tangcity Mall Property Expo 2016. Hal itu juga untuk memacu pertumbuhan ekonomi pada industri properti yang memiliki dampak besar bagi masyarakat luas.
Kehadiran kegiatan itu sekaligus menambah gairah investasi di bidang properti mengingat rencana Presiden RI Joko Widodo untuk memberlakukan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). Selain dapat menawarkan investasi, kegiatan itu diharapkan dapat menjadi pelecut dan meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap perkembangan ekonomi bangsa.
Tangcity Mall Property Expo 2016 digelar selama 10 hari dari 29 April hingga 8 Mei 2016 dan diikuti 25 pengembang properti di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).
Pada acara tersebut masyarakat diberikan banyak pilihan untuk memutuskan pengembang yang akan dipilih, lokasi yang disukai, hingga kisaran harga hunian. Tangcity Mall Property Expo 2016 menawarkan harga mulai dari Rp400 juta dengan ragam fasilitas dan kelebihan pada setiap pengembang peserta pameran.
Pameran yang digelar di lantai Ground Floor (GF) Tangcity Mall ini juga dilengkapi beragam promo dan penawaran menarik seperti potongan harga hingga Rp50 juta, cicilan khusus, beli rumah dapat rumah atau apartement, sampai bonus produk menarik lainnya sesuai penawaran dari setiap pengembang.
Terdapat 25 pengembang yang berpartisipasi dalam properti Tangcity Mall Property Expo 2016, yakni Jaya Imperial Park, Paragon Square, Taman Royal, Taman Royal, Alam Sutera Group, Palem Regency, Grand Duta Tangerang, Permata Mutiara Maja, Permata Icon, Victoria Square.
Selain itu Tiga Raksa View, Paradise Park, Tree Park, Magnolia, Jaya Property 1, Jaya Property 2, Poris Residence, Curug Garden, Mutiara Puri Harmoni, Agung Graha Indah, Villa Grand Tomang 2, Nofty, Ciputra Mitra Cipta, Annora Living, dan Poris 88.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga terlibat dalam pameran tersebut dengan membuka satu booth. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang