Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin melaporkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Febuari 2016 tercatat sebesar 5,50 persen. Yang artinya, jika ada 100 angkatan kerja, sekitar 5-6 orang belum mendapatkan pekerjaan.
Namun, jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu angka ini mengalami penurunan sebesar 0,31 persen.
Sedangkan, lanjut Suryamin, berdasarkan data yang dihimpun oleh BPS, TPT di perkotaan lebih besar jika dibandingkan dengan TPT dipedesaan dengan presentase 6,53 persen dan 4,35 persen.
Menurutnya, jika dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menempati posisi tertinggi dibandingkan dengan yang lainnya, yakni sebesar 9,84 persen.
“Hal ini lantaran lulusan pendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan dengan jenis apapun. Sedangkan untuk lulusan yang pendidikan tinggi lebih cenderung memilih-milih pekerjaan,” ungkapnya.
Untuk di posisi kedua, ditempati oleh TPT Diploma I/II/III sebesar 7,22 persen. Sementara itu TPT terendah terdapat pada tingkat pendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 3,44 persen.
“Tapi kalau dilihat secara keseluruhan, dibandingkan Febuari tahun lalu, setiap jenjang memang mengalami penurunan, tapi yang SMK dan Universitas justru mengalami peningkatan dengan presentase 0,79 persen dan 0,88 persen,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu
-
Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh
-
EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis
-
Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta