Suara.com - Bank Mega menargetkan sekitar 75.000 penerbitan kartu kredit baru tahun ini khususnya bekerja sama dengan FC Barcelona melalui kartu kredit, debit, dan uang elektronik (e-cash) berdesain klub asal Spanyol tersebut.
"Setahun pertama sejak diluncurkan sekitar 75.000 kartu baru yang akan diterbitkan. Kami fokus 70 persen yang dihasilkan di Mega Barca ini dari 'customer' baru yang selama ini belum pernah memiliki kartu kredit Bank Mega," kata Direktur Kartu Kredit dan Personal Loan Bank Mega Dodit Wiweko Probojakti pada peluncuran co-branding Mega Barca di Jakarta, Senin (9/5/2016).
Dodit mengatakan kartu berdesain FC Barcelona ini sudah tersedia sejak 4 April lalu dan tercatat hampir 3.000 kartu yang sudah diterbitkan dengan nilai transaksi Rp3,8 juta per kartu.
Adapun jumlah kartu kredit Bank Mega hingga April 2016 mencapai 1,7 juta kartu dengan nilai transaksi rata-rata Rp2,3 triliun per bulan atau sekitar Rp9,6 triliun secara "year to date".
Hingga akhir 2016, Bank Mega menargetkan nilai transaksi kartu kredit sekitar Rp31 triliun atau tumbuh sekitar 17 persen dari tahun lalu.
"Outstanding balance target kami sekitar Rp10 triliun. Dari sisi nilai transaksi, targetnya tumbuh sekitar 17 persenan dari tahun lalu yang mencapai Rp26,5 triliun," ujar Dodit.
Menurut dia, pertumbuhan nilai transaksi menjadi penting bagi bank karena akan menghasilkan "fee based income" atau pendapatan non bunga.
Komposisi fee based income kartu kredit hingga kuartal-I 2016 mencapai 23 persen dari total kredit Bank Mega.
Ia menambahkan pertumbuhan kartu kredit di semester-II akan meningkat sekitar 15-20 persen dibanding semester-I yang dipengaruhi Hari Raya Idul Fitri, liburan sekolah dan Natal serta Tahun Baru. (Antara)
Berita Terkait
-
Bank Mega Syariah Catat Penyaluran Kredit Koperasi Rp 5,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Layanan Cash Advance dari BRI Kartu Kredit, Ini Cara Mencairkan Dana via ATM
-
Tagihan Kartu Kredit Membengkak? Ini Cara 'Selamat' dari Beban Akhir Bulan dengan Cicilan BRING BRI
-
Bank Mega Syariah Koleksi DPK Rp 12 Triliun Sepanjang 2025
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global