Suara.com - Dua sekuritas perusahaan sekuritas, PT Reliance Securities Tbk dan PT Magnus Capital diduga melakukan penipuan investasi. Kasus ini masih diselidiki oleh Direktorat Pemeriksaan dan Penyidikan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kasus ini bermula ketika di tahun 2014 nasabah ditawari produk investasi surat utang FR0035 oleh EP Larasati, yang mengaku sebagai karyawan Reliance. Dana nasabah diminta ditransfer melalui akun Magnus Capital yang dianggap pihak penampung dana. Belakangan, investor tak bisa menarik dana investasi mereka.
OJK telah memanggil dan memeriksa keterangan sejumlah pihak, mulai dari nasabah, Reliance, Magnus, bahkan Nicky Hogan, mantan Direktur Utama Reliance Securities. Hogan, yang kini menjabat Direktur Pengembangan BEI, dipanggil lantaran namanya tercantum dalam dokumen perjanjian antara nasabah dan Reliance. Namun Nicky justru merasa namanya dicatut Larasati, bekas anak buahnya di Reliance. OJK juga telah memanggil Larasati.
Jika terbukti, OJK siap memberikan sanksi kepada PT Reliance Securities Tbk dan PT Magnus Capital.
Pengamat pasar modal Rudiyanto menyatakan bahwa persoalan kejahatan dipasar modal tidak sederhana. Bisa terdiri dari berbagai faktor. "Tidak bisa semata menyalahkan lemahnya pengawasan otoritas. Lebih baik kita menunggu hasil investigasi OJK sebelum membuat berbagai dugaan," kata Rudiyanto saat dihubungi Suara.com, Rabu (11/5/2016).
Berita Terkait
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Selidiki Dugaan Pelanggaran Bos West Ham, Polisi Inggris Terima Laporan Tambahan
-
Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru
-
IHSG Ambruk Ditinggal Investor Asing, Mengapa Masalah Utama Ada di Dalam Negeri?
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?