Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, jika setiap masyarakat bisa mengurangi konsumsi listrik 10 persen dalam kehidupan sehari-hari, maka Indonesia dapat menghemat Rp43,2 triliun atau setara dengan pembangunan 3.5 GW PLTU.
Berdasarkan data statistik PLN 2014, total energi yang terjual adalah sekitar 200 TWh, 93 persen (187.175 Gwh) dari energi tersebut berasal dari sektor rumah tangga, industri dan bisnis.
“Di samping penerapan dalam kehidupan sehari-hari, pemerintah juga mendorong penerapan konservasi dan efisiensi energi di sektor industri, bangunan atau gedung juga fasilitas publik yaitu melalui penerbitan Peraturan Menteri ESDM tentang Energi Service Company (ESCO)," kata Sudirman saat ditemui di area Car Free Day, Jakarta Pusat, Minggu (15/5/2016).
Selain itu, lanjut Sudirman, gerakan konservasi energi ini sudah dilaksanakan di berbagai negara, salah satunya di kota Cambridge, Inggris dan Singapura.
"Dampak lain yang di timbulkan dari hemat listrik ini juga melistriki desa-desa mencapai 100 persen. Karena sekarang ada 9,97 juta jiwa belum menikmati listrik," ungkapnya.
Oleh sebab itu, guna mendukung program hemat energi, kampanye publik ini akan dilakukan serentak di 20 kota besar yakni Medan, Pekanbaru, Batam, Padang, Palembang, Lampung, Jabodetabek, Cilegon, Bandung, DIY, Semarang, Sidoarjo, Surabaya, Denpasar, Makassar dan Balikpapan.
"Saya yakin, masyarakat bisa memulai untuk mengurangi penggunaan listrik. Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu," katanya.
Berita Terkait
-
5 Pilihan Sepeda Listrik 500 Watt, Bandel di Tanjakan dan Hemat Buat Harian
-
WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat
-
Work From Home bagi ASN: Hemat Energi atau Sekadar Ilusi Efisiensi?
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR