Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said beberapa waktu lalu sempat ditegur oleh Presiden Joko Widodo terkait program listrik 35 ribu megawatt yang masih jalan di tempat lantaran PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hingga saat ini belum menyerahkan Rencana Umum Pembangkit Tenaga Listrik (RUPTL) kepada Kementerian ESDM.
Menanggapi hal tersebut, Sudirman memberikan tenggat waktu kepada PLN untuk menyerahkan RUPTL paling lambat tanggal 20 Mei 2016.
"Jadi kemarin kita sudah layangkan surat peringatan kepada PLN tanggl 12 Mei 2016. Bahwa pada 20 Mei mereka harus segera menyarahkan RUPTL proyek 35 ribu megawatt," kata Sudirman saat ditemui di Kementerian ESDM, Minggu (15/5/3016).
Ia mengatakan, ini merupakan peringatan terakhir bagi PLN untuk segera memberikan RUPTL proyek 35 ribu megawatt. Kalau tidak, maka Direksi PLN telah melanggar aturan.
"Ini peringatan terakhir untuk PLN. Jangan banyak alasan macam-macam. Kalau ini meleset ya direksi akan menanggung hukumannya," tegasnya.
Namun, pihaknya enggan mengungkapkan lebih lanjut apa yang menjadi alasan PLN hingga saat ini belum juga menyerahkan RUPTL tersebut kepada pemerintah.
Berita Terkait
-
Sudirman Said Klarifikasi Soal Pemeriksaan Sebagai Saksi Dugaan Korupsi Petral di Kejagung
-
Terungkap! Cerita Sudirman Said Jadi Menteri ESDM Era Jokowi, Ternyata Bukan Kandidat Utama
-
Kenapa Ade Armando Jadi Komisaris PLN Nusantara Power?
-
Semprot Bos PLN, Menteri Bahlil ke Prabowo: Saya Kelihatan Hitam karena Petromaks
-
Di COP29 Azerbaijan, PLN Paparkan Berbagai Inisiatif dan Strategi Pembiayaan Transisi Energi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022