PT MNC Kapital Indonesia Tbk melalui anak usahanya PT MNC Energi sedang mengincar proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulut tambang Sumatera Selatan 6 dengan kapasitas 2x300 megawatt (MW).
"Kami punya 'resources' di Sumsel. Kami sedang membidik PLTU 2x300 MW karena dekat dengan konsesi, sebentar lagi RUPTL atau Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik akan keluar," kata Direktur Utama PT MNC Kapital Indonesia Tbk Darma Putra, di Jakarta, Rabu (8/6/2016).
Ia menambahkan bahwa pihaknya menganggarkan dana investasi sebesar 1,2 miliar dolar AS untuk PLTU Sumsel 6 itu.
Perseroan juga akan mencari partner strategis untuk turut bergabung dalam pembangunan proyek PLTU Sumsel 6 jika resmi mendapatkan tender.
"Keahlian perseroan 'kan bukan di 'power plant', pasti nanti kami cari partner investor dari Korea atau Jepang. Kami punya sumber daya alamnya, sekarang tinggal cari investor dan ahli di bidang pembangkit listrik," ujarnya lagi.
Dia mengatakan bahwa rencana perseroan untuk membangun PLTU merupakan salah satu bentuk dukungan program pemerintah untuk menyediakan listrik sebesar 35.000 megawatt (MW).
Darma Putra juga mengatakan bahwa perseroan berencana untuk mengakuisisi bank yang selanjutnya dilakukan merger dengan MNC Bank pada tahun ini.
Menurutnya, tujuannya supaya bagaimana MNC Bank bisa masuk dalam Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III.
"Nah, untuk masuk kategori itu 'kan harus punya modal inti Rp5 triliun. Sekarang sudah di atas Rp2 triliun. Kalau kami bisa akuisisi, tinggal dihitung saja selisihnya," katanya lagi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dana sektar Rp1 triliun untuk melakukan aksi korporasi tersebut. Sumber pendanaan, rencananya perseroan akan melakukan penerbitan saham baru atau "right issue" dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebesar 10 persen dari modal disetor. (Antara)
Berita Terkait
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
-
Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!
-
BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan
-
Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana
-
Rangkuman 7 Fakta Warga Sumsel yang Terlantar di Kamboja, Minta Dipulangkan
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026