Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengaku pemerintah akan memberikan insentif kepada para investor yang mau menanamkan modalnya ke Indonesia. Kebijakan ini bertujuan supaya pembangunan industri ini dapat menyebar di berbagai daerah.
"Misalnya di kawasan Timur Indonesia, tentu harus diberikan insentif lebih besar kepada para investor agar lebih tertarik untuk masuk ke sana. Sehingga industri pun bisa lebih tumbuh, tidak hanya di Pulau Jawa saja, tapi mampu menyebar ke berbagai daerah," kata Darmin saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2016).
Ia menjelaskan, insentif yang akan diberikan pemerintah belum diputuskan akan berupa apa. Namun pihaknya mengatakan pemberian insentif setidaknya berupa tax holiday. Namun Darmin mengaku pemerintah belum memutuskan terkait pemberian insentif tersebut.
“Belum, masih dalam pembahasan. Nanti ada rapat lanjutannya. Ini juga agar pembangunan tidak hanya dilakukan di pulau Jawa. Tadi kan sudah rapat dan nanti hasil rapat tadi akan di tindak lanjuti,” katanya.
Berita Terkait
-
Tingkatkan Investasi, Pemerintah Fokuskan Industri Prioritas
-
Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS
-
YLKI Tuding Ada Kongkalikong Antara Industri Rokok dan Baleg DPR
-
BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut
-
KEIN Ingin Industri Busana Muslim Didukung Semua "Stakeholder"
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD
-
Bos Agrinas Pangan Pastikan Belum Ada Keputusan Tunda Impor Pikap dari India
-
Purbaya Anggarkan Rp 90 Triliun di Q1 2026 buat Kopdes Merah Putih
-
Saham Indomaret dan Alfamart Ambrol Usai Menteri Mau Stop Ekspansi Demi Kopdes
-
Purbaya Kejar Target Belanja Negara Rp 809 Triliun di Q1 2026 demi Ekonomi 6%
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang Lewat Program Ayo Beraksi
-
Kantongi Laba Rp1,3 T, Bos CBDK Sulap Kawasan Ini Jadi Simpul Ekonomi Baru
-
Biaya Kuliah Arya Iwantoro yang Dibiayai Negara, Kini Bakal Dikembalikan?
-
Saham BUMI Diborong Asing saat Harganya Melemah