Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (27/6/2016) ditutup naik sebesar 1 poin atau 0,03 persen ke level 4.836 setelah bergerak di antara 4.795-4.846. Sebanyak 146 saham naik, 127 saham turun, 98 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp1.399 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp350 miliar.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Selasa (28/6/2016).
Pasar saham Amertika Serikat ditutup melanjutkan pelemahannya karna masih di picu sentiment dari hasil referendum yang memutuskan inggris keluar dari Eropa. "Indek S&P melemah 1,8 persen, Dow Jones melemah 1,5 persen, Nasdaq melemah 1,8 persen," kata Kiswoyo.
Pasar saham Eropa ditutup melemah karna investor masih berspekulasi mengenai dampak dari keputusan keluarnya inggris raya dari Uni Eropa dalam referendum. Indeks Stock Europe ditutup melemah 4,1 persen ke level 308,75. Indek sebelumnya anjlok paling dalam sejak 2008 pada hari Jumat menyusul kemenangan kubu Brexit dalam referendum Inggris. FTSE Inggris di tutup turun 2,5 persen, DAx Jerman turun 3 persen, Dan CAC Prancis di tutup melemah 2,9 persen.
Di Indonesia, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengatakan, secara umum poin-poin Rancangan Undang-Undang Pengampunan Pajak yang disepakati antara Pemerintah dan Komisi XI DPR cukup baik. Namun demikian, Ketua APINDO memperkirakan penerimaan pajak yang akan didapat dari kebijakan tersebut tidak akan mencapai besaran yang ditargetkan pemerintah, walaupun kebijakan tersebut diterapkan hingga tiga bulan pertama di tahun depan.
Ia memperkirakan, pemerintah hanya akan mengantongi penerimaan pajak pal-ing banyak Rp 80 triliun. Sementara pemerintah menargetkan penerimaan pajak dari pengampunan tersebut sebesar Rp 165 triliun. Di sisi lain menurutnya, tarif tebusan yang akan dikenakan juga cukup ideal, termasuk tarif tebusan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga
-
DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026
-
IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara