Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, Direktur Utama Medco E&P Lematang dan Direktur Lundin Lematang BV kemarin, Selasa (28/06), melakukan Penandatangan Amandemen dan Pernyataan Kembali Kontrak Bagi Hasil Perpanjangan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Konvensional (WK) Lematang di Kementerian ESDM, Jakarta.
Dalam keterangan resmi Kementerian ESDM, Selasa (28/6/2016), WK Lematang terletak di Provinsi Sumatera Selatan dengan luas 377,927 km2. Kontrak Kerja Sama Wilayah Kerja Lematang ditandatangani pertama kali pada tanggal 6 April 1987 dan akan berakhir pada tanggal 5 April 2017.
Pada April 2016 Pemerintah melalui Menteri ESDM telah menyetujui usulan perpanjangan Kontrak Kerja Sama (KKS) WK Lematang yang berlaku efektif sejak tanggal 6 April 2017. Besaran pemegang saham untuk KKKS Pasca 6 April 2017, yaitu PT Medco E&P Lematang (51 persen) Lundin Lematang BV (25 persen) dan Lematang E&P Limited (23 persen). Perpanjangan kontrak WK Lematang yang berjangka waktu 10 tahun ini merupakan bukti bahwa pemerintah menjamin kepastian investasi minyak dan gas (migas).
Cadangan terbukti WK Lematang berupa gas bumi sebesar 70 BCF (tanpa minyak). Produksi rata-rata WK Lematang berupa gas bumi sebesar 68 MMSCFD. Seluruh gas yang diproduksi dari WK Lematang digunakan untuk memenuhi pasokan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang dioperasikan oleh PT PLN (Persero).
Investasi dari perpanjangan WK Lematang untuk 3 tahun pertama akan mencapai 2,55 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dan Signature Bonus yang akan diterima langsung oleh Pemerintah sebesar 1 juta Dolar AS.
"Komitmen investasi pasti yang akan ditanamkan pada WK Lematang diharapkan menjadi penggerak investasi migas di tengah rendahnya harga minyak dunia saat ini," kata Menteri ESDM Sudirman Said.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen
-
Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya