Suara.com - Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat di Indonesia dihebohkan dengan adanya rencana pemerintah yang akan menaikkan harga rokok hingga Rp50 ribu per bungkus.
Menanggapi hal tersebut Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi membatas isu yang beredar tersebut. Pasalnya kenaikan harga rokok akan diumumkan 3 bulan sebelum kenaikan.
"Kenaiman akan kita umumkan 3 bulan di depan. Ini untuk memberikan kesempatan kepada semua orang semua pihak untuk menyesuaikan," kata Heru saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2016).
Kendati demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan jika tarif rokok akan mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut akan terjadi pada 2017 mendatang.
Pasalnya, setiap tahunnya pemerintah rutin menaikkan tarif cukai rokok dan diumumkan 3 bulan sebelum pergantian tahun anggaran.
"Kalau kita lihat historisnya, rokok memang secara reguler naik dan kalau pun 2017 akan naik kita akan umumkan 3 bulan di depan. Ini untuk memberikan kesempatan kepada semua orang semua pihak untuk menyesuaikan," katanya.
Namun, pihaknya mengaku saat ini kenaikan cukai rokok masih dalam pembahasan antar kementerian dan lembaga. Sehingga pemerintah memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan harga rokok.
"Sekarang fasenya koordinasi dan komunikasi oleh kementerian/lembaga. Kemudian, organisasi, ya pemerhati kesehatan kemudian asosiasi pabrikan rokok dan tentunya kementerian terkait meliputi Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Daftar 6 Proyek Hilirisasi yang Digarap Danantara Mulai Hari Ini
-
Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan
-
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah