Perusahaan teknologi keuangan asal Indonesia, Cermati memperoleh pendanaan sebesar 1,9 juta Dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp24,82 miliar. Seri pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures. Investor Cermati yang lain, Beenos Plaza, juga berpartisipasi. Tim akan menggunakan pendanaan ini untuk memperbesar tim guna mempercepat pertumbuhan perusahaan. Mendahului perusahaan kompetitornya, Cermati mendapatkan 2,5 juta kunjungan perbulan pada bulan Juni yang lalu ke website nya.
Sejak diluncurkan di awal tahun 2015, Cermati telah membantu untuk memfasilitasi lebih dari 60 miliar rupiah pinjaman, dengan ragam produk dari Kartu Kredit, Kredit Tanpa Agunan hingga Kredit Motor. “Kami sangat senang dapat melanjutkan kerjasama dengan East Ventures dan Beenos Plaza. Mereka telah memiliki pengetahuan yang dalam dan tentunya jaringan di market lokal. Investasi ini akan membantu kami memperbesar platform teknologi dan operasi kami di Indonesia.” kata CEO dan pendiri Andhy Koesnandar dalam keterangan resmi, Jumat (9/9/2016).
“Industri keuangan lokal kini telah menerima strategi digital yang perusahaan teknologi tawarkan. Cermati siap untuk bekerja sama dengan bank, perusahaan multi finance dan perusahaan jasa keuangan lainnya untuk turut mengadopsi saluran digital guna menjangkau pengguna sarana digital Indonesia, mempersingkat proses aplikasi dan juga meningkatkan bottom line nya.” Ujar pendiri Cermati Carlo Gandasubrata, Chief Business Development Officer.
“Pasar Indonesia memiliki tantangan yang sangat unik dari sisi teknologi. Kami adalah satu satunya situs perbandingan produk finansial yang fokus di pasar lokal. Berbeda dengan kebanyakan kompetitor kami, tim teknologi Cermati berpusat di Jakarta. Kami berkomitmen penuh untuk membangun solusi teknologi yang dapat bekerja dengan baik di Indonesia. “ kata pendiri dan CTO dan pendiri Oby Sumampouw dalam kesempatan yang sama.
“Kami kagum dengan kemampuan Cermati dalam memimpin kategorinya, berdasarkan third party measurement, ketika tetap mempertahankan lean cost structure.” kata Willson Cuaca, managing partner of East Ventures.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI