Menteri BUMN Rini Soemarno mengangkat Solihah menjadi Direktur Utama PT Jasindo (Persero) menggantikan pejabat sebelumnya Budi Tjahjono.
Siaran pers Jasindo di Jakarta, Rabu (14/9/2016) menyebutkan Solihah sebelumnya menjabat Direktur Keuangan dan Investasi Asuransi Jasindo.
Solihah resmi menjabat Dirut Jasindo mulai 9 September 2016, berdasarkan SK. -228/MBU/09/2016 yang diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survey dan Konsultan, Gatot Trihargo.
Solihah berkarier di Jasindo sejak tahun 1990.
Perempuan kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, tahun 1962 ini, pada tahun 2000 mulai menjabat sebagai Kepala Divisi Satuan Pengawasan Intern (SPI), Kepala Divisi Akuntansi dan Anggaran tahun 2001 - 2005.
Selanjutnya Kepala Divisi Pendanaan dan Investasi tahun 2005 - 2007 dan Direktur Keuangan periode 2008 - 2012 dan diangkat kembali pada tahun 2013 hingga pada 9 September 2016 ditunjuk sebagai Direktur Utama.
Solihah meraih gelar Sarjana Bidang Akuntansi dari Universitas Padjajaran, Bandung tahun 1987 dan Magister Manajemen Keuangan Universitas Gadjah Mada Yogjakarta tahun 2007.
Berhasil mendapatkan gelar Ajun Ahli Akuntansi Indonesia Kerugian (A3IK) dari AAMAI tahun 1998, Certified Management Accountant (CMA) dari IPMI tahun 2011 dan Chartered Accountant (CA) Indonesia dari Ikatan Akuntan Indonesia tahun 2014.
Asuransi Jasindo merupakan perusahaan asuransi yang dimiliki 100 persen oleh Negara Republik Indonesia yang menerima pertanggungan asuransi, baik langsung maupun tidak langsung.
Didirikan pada tahun 1973, Asuransi Jasindo telah memiliki 48 Kantor Cabang, 36 Kantor Penjualan, 1 Kantor Cabang Takaful dan 7 Kantor Penjualan Takaful yang tersebar di seluruh Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara