Sebentar lagi negara-negara di ASEAN akan menghadapai Asean Banking Integration Framework (ABIF) pada 2020. Namun sayangnya, kompetensi dan kulitas bankir di Indonesia masih rendah.
Direktur Bina Sandardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Suhadi mengatakan, bahwa sampai saat ini tercatat dari jumlah bankir sebesar 531.235 baru sebesar 12,5 persen yang sudah melakukan seritifikasi.
Padahal Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, ada 531.235 bankir yang bekerja di sektor perbankan di Indonesia. Jumlah tersebut tersebar di 118 bank umum, 26 Bank Pembangunan Daerah, dan 1.644 Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
"Sertifikasi merupakan harga mutlak karena kedepannya persaingan akan semakin besar," kata Suhadi saay ditemui di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016).
Suhadi memprediksi, semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses layanan perbankan, jumlah bankir akan semakin meningkat. Jumlah bankir pada 2020 diprediksi bisa mencapai 700 ribu orang. Hal tersebut membutuhkan standar kompetensi tertentu.
Hal ini mendorong semakin ketatnya persaingan tenaga kerja di sektor perbankan ini. Jika tidak ada pengakuan atas standar keterampilan, bankir Indonesia bisa kalah dalam persaingan bursa tenaga kerja yang semakin luas tersebut.
"Oleh sebab itu dibutuhkan peningkatan SDM baik di sektor perbankan atau non perbankan. Jika tidak, Indonesia akan tertinggal jauh," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Saham DEWA Meroket Usai Langkah Strategis Portofolio, Ini Target Harganya
-
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.823
-
Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen
-
Ekonom UI: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Ciptakan Surplus Konsumsi Kelas Menengah
-
Luhut Soroti Praktik Pengusaha Pecah Usaha Demi Hindari Pajak
-
USS OCBC Catat Jumlah Tabungan Nasabah Emas Tembus 223 Persen
-
Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI