Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusdiklat Industri Kemenperin Mujiyono mengatakan, unit pendidikan di lingkungan Kemenperin termasuk Politeknik APP Jakarta terus memiliki keunggulan yang tidak dimiliki sekolah lain.
“Politeknik Kemenperin harus menjadi pelopor dan best practice pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi,” ujarnya. Untuk itu, kurikulum pendidikan pada Politeknik APP Jakarta harus mengacu pada SKKNI, menggunakan modul dan sistem pembelajaran yang berbasis kompetensi, dilengkapi dengan Teaching Factory, LSP, TUK, serta melakukan sertifikasi kompetensi bagi para lulusannya.
Selain itu, lanjut Mujiyono, Politeknik Kemenperin harus mengembangkan satu spesialisasi yang menjadiicon. Sebagai contoh, Politeknik APP Jakarta dengan spesialisasi manajemen logistik harus mampumembangun citra di kalangan masyarakat dan dunia usaha industri. “Politeknik APP Jakartamerupakan pusat penyedia tenaga kerja ahli di bidang logistik yang kompeten sesuai dengan kebutuhansektor industri,” tuturnya.
Selama ini, Politeknik Kemenperin memiliki workshop dan laboratorium modern yang terintegrasi dan terpadu, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan efektif dan efisien karena pembelajaran teori, praktek dan diskusi dilakukan dalam satu ruangan. “Politeknik APP Jakarta yang saat ini menjalankan program Diploma 3, diharapkan dalam waktu dekat dapat meningkatkan jenjang pendidikannya menjadi Diploma 4,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus