Bila mempunyai pola pikir sebagai korban, maka Anda akan mengeluh dan pasrah terhadap situasi. Namun bila mempunyai pola pikir sebagai orang yang bertanggung jawab, maka Anda akan secara aktif berusaha untuk mengatasi kondisi yang ada. Setelah mempunyai sikap tersebut, maka berikut langkah untuk bangkit dari kebangkrutan
1.Mencari realitas
Anda harus terbuka dan siap untuk menerima keadaan yang sesungguhnya. Cari tahu mengenai kondisi teraktual dari usaha Anda, termasuk juga pada hal-hal yang buruk. Mengetahui hal-hal yang buruk ini akan membuat Anda mengetahui masalah dan memudahkan dalam mencari sumber masalah sehingga dapat memudahkan dalam mengatasi masalah.
2.Mengakui realitas
Setelah mengetahui kondisi yang ada, Anda perlu untuk menerimanya. Sering terjadi bila pengusaha melihat kondisi yang buruk dalam usahanya, maka Ia akan menghindar dan menutup mata dari masalah tersebut. Namun Anda harus menerima realitas untuk dapat mengatasinya
3.Menghadapi
Cara untuk menghadapi adalah dengan meyakinkan bahwa Anda dapat menyikapi masalah yang ada. Contohnya bila omzet menurun akibat persaingan harga, alih-alih menganggap bahwa hal tersebut terjadi akibat persaingan yang keras, cobalah untuk berpikir bahwa Anda juga harus mencari barang dengan harga yang bersaing pula.
Dengan memiliki sikap ini, maka Anda akan proaktif mencari solusi dan tidak menyalahkan keadaan. Langkah ketiga ini juga masih termasuk sikap mental yang merupakan dasar untuk langkah selanjutnya
4.Mencari solusi
Setelah menyadari dan sepenuhnya menerima tanggung jawab atas situasi yang ada, maka muncul pemikiran berikutnya yaitu apa yang dapat Anda lakukan? Dengan pertanyaan ini maka Anda fokus pada apa yang dapat diubah. Sehingga Anda tidak berpikir kapan kondisi ekonomi akan membaik? Tapi Anda akan berpikir apa program atau promosi yang dapat saya lakukan untuk meningkatkan penjualan? Dari kedua jenis pertanyaan ini sudah terlihat berapa besar perbedaan yang muncul. Anda akan berusaha secara maksimal tidak peduli kondisi ekonomi yang sedang terjadi
5. Mengambil aksi
Setelah menemukan solusi, maka saatnya untuk mengambil aksi dan bertindak untuk mengatasi masalah yang ada. Misalnya Anda ingin menurunkan harga atau mengadakan promo belanja berhadiah, maka Anda dapat mulai menjalankannya. Jangan takut risiko, mulai cobalah maka Anda dapat melihat hasilnya. Bila ada kekurangan tentu Anda dapat melakukan evaluasi dan perbaikan dari rencana yang dijalankan tersebut.
Butuh Mental yang Kuat untuk Bangkit dari Kebangkrutan
Bangkit dari kebangkrutan membutuhkan sikap mental, pola pikir, dan tindakan nyata untuk membawa hasil yang maksimal. Memang tidak mudah, tapi bila sudah berhasil melaluinya maka Anda akan semakin mantap dan menjadi pengusaha yang tangguh.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat
-
Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja
-
Pegadaian Pastikan Likuiditas Emas Aman Lewat Gadai dan Buyback
-
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit
-
Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran
-
Pemerintah Terapkan 1617 dan 2527 April 2026, Tiket Kereta dan Kapal Didiskon 30 Persen
-
Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Makin Pedas