New Yogyakarta Internasional Airport yang berlokasi di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta tidak lama lagi akan dimulai pembangunannya. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Direktur Utama Angkasa Pura I Danang S Baskoro, Sabtu (21/1/2017) telah menemui Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Usai pertemuan yang berlangsung tertutup Menhub Budi mengatakan New Yogyakarta Internasional Airport telah siap dibangun, "Dari segi teknis PT Angkasa Pura I (Persero) sudah melakukan persiapan-persiapan yang baik dari pembebasan tanah dan persiapan teknis lain," kata Menhub.
Lebih lanjut dikatakan Menhub rencananya Presiden RI Joko Widodo akan menghadiri acara groundbreaking yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Januari.
"Kami berdiskusi dengan bapak Sultan untuk rencana bapak Presiden datang menghadiri (groundbreaking) pada akhir bulan ini, tentang waktunya kami akan usulkan ke Presiden melalui Mensesneg," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama Menhub mengapresiasi pemerintah daerah yang telah mendukung penuh rencana pembangunan New Yogyakarta International Airport, "Kementerian Perhubungan sangat mengapresiasi ketegasan, support dari bapak Sultan untuk project ini dan support ini bisa menjadi contoh provinsi lain, tanpa support pembangunan akan tersendat," ujar Menhub.
Pembangunan bandara baru di sebelah barat Yogakarta ini diharapkan akan dapat lebih mendukung Yogyakarta sebagai kota destinasi wisata setelah Bali.
Menhub meminta kepada PT Angkasa Pura I untuk dapat menyelesaikan pembangunan bandara ini lebiih cepat dari waktu yang telah ditentukan.
"Dalam kesempatan ini saya sampaikan proses ini seyogianya bisa dilaksanakan dengan baik dan kami telah mengamanahkan kepada PT Angkasa Pura I untuk dapat menyelesaikan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan sehingga menambah destinasi wisata di Yogyakarta," tegasnya.
Sementara itu Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X menjelaskan pihaknya dan PT Angkasa Pura I telah berupaya melakukan pembebasan tanah.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Bandara Baru Yogyakarta Sudah 91 Persen
"Kami bersama PT Angkasa Pura I telah berkoordinasi, dan memungkinan persoalan-persoalan sudah bisa kita selesaikan, dalam arti pembebasan (tanah) juga sudah kita lakukan," papar Sultan.
Ia berharap persoalan teknis lainnya tidak mengganggu proses pembangunan bandara.
Sedangkan Mensesneg Pratikno menyampaikan keinginan Presiden RI agar pembangunan infrastruktur yang sudah molor agar dapat segera diselesaikan.
"Presiden ingin agar pembangunan infrastuktur yang sudah lama, tidak molor harus segera dilakukan, semakin lama semakin banyak kehilangan kesempatan," ungkapnya.
Senada dengan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X, Dirut PT Angkasa Pura I Danang S. Baskoro telah menyatakan kesiapannya untuk dimulainya pembangunan New Yogyakarta International Airport. Hal ini menurutnya dengan melihat Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang sudah melebihi kapasitas.
"Bandara Adisutjipto kapasitasnya jauh melebihi dari yang ada, akan lebih baik kalo Bandara Adisutjipto bisa ditingkatkan karena sudah tidak dapat dikembangkang maka alternatif lainnya pembangunan di Kulon Progo, tidak ada pilihan lain," kata Danang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN