Transportasi darat, terutama jalan raya (highways), masih menjadi andalan untuk mendukung arus pergerakan orang dan barang di Indonesia. Namun ke depan seiring dengan upaya Indonesia untuk lebih meningkatkan daya saing dan efisiensi pembangunan, dibutuhkan sinergi sistem transportasi jalan dengan sistem transportasi berbasis rel.
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan peningkatan pelayanan transportasi berbasis rel, terutama kereta cepat pada jalur Jakarta-Surabaya sudah mendesak. Namun dalam merealisasikan rencana tersebut masih dijumpai beberapa kendala, antara lain banyaknya perlintasan sebidang antara jalur kereta dengan jalan raya.
"Bangun overpas pada semua perlintasan sebidang, supaya jalur Jakarta-Surabaya dapat ditempuh hanya 6 jam dengan moda kereta,” kata Wapres Jusuf Kalla saat membuka acara Indonesia Outlook 2017 bertema Membangun Peradaban Transportasi Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (26/1/2017).
Turut hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis, Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana, Direktur Utama PT. Pelni Elfien Goentoro, Direktur Utama PT. KAI Edi Sukmoro, Direktur Utama MRT Jakarta William P. Sabandar, Direktur Utama Angkasa Pura 2 Muhammad Awaluddin, Ketua Umum Gaikindo Johannes Nangoi dan CEO GE Indonesia Handry Satriago.
Sementara itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa saat ini Kementerian PUPR telah memulai pembangunan overpass perlintasan sebidang kereta api di empat lokasi yang berada setelah pintu keluar tol Brebes Timur ke arah jalur selatan Jawa. Overpass tersebut menggunakan teknologi sejenis dengan overpass Pelangi Antapani, yakni Corrugated Mortarbusa Pusjatan (CMP).
"Empat overpass yang tengah dibangun pada tahun 2017 ini di Kabupaten Brebes adalah di Dermoleng dan Kretek, serta di Kabupaten Tegal yaitu di Klonengan dan Kesambi," ungkap Menteri Basuki.
Dengan terbangunnya overpass pada perlintasan sebidang rel kereta, Menteri Basuki berharap nantinya dapat memberikan dukungan yang optimal dalam upaya memperlancar arus orang dan logistik berbasis kereta rel, dimana akan terjadi peningkatan kecepatan rata-rata dari semula 75 km/jam menjadi 150 km/jam.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dan Jepang, terdapat 988 perlintasan sebidang pada jalur kereta api Jakarta - Surabaya. " Pembangunan overpass akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari modernisasi kereta cepat Jakarta-Surabaya,” jelas Menteri Basuki.
Baca Juga: Basuki: Butuh Sinergi untuk Bangun Infrastruktur
Sementara itu untuk mengurangi kerusakan jalan nasional yang diakibatkan oleh lalu lintas kendaraan dengan beban berlebih, Menteri Basuki mengatakan perlu pengefektifan kembali Jembatan Timbang. Untuk itu Kementerian PUPR akan bekerjasama secara intensif dengan Kementerian Perhubungan. “Keberadaan jembatan timbang seyogyanya bukan merupakan instrumen pendapatan asli daerah,”kata Menteri Basuki.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Achmad Gani Ghazaly Akman, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga Rachman Arief Dienaputra dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya